RADARSUMEDANG.id, JATINANGOR – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) tingkat Kecamatan Jatinangor 2025 berlangsung meriah dengan menghadirkan 106 peserta dari 12 desa. Gelaran tahunan yang bertujuan membentuk sumber daya manusia unggul dan berkarakter Qur’ani itu mempertandingkan lima cabang lomba untuk kategori dewasa maupun anak-anak.
Desa Cikeruh berhasil keluar sebagai juara umum, disusul Desa Cileles di posisi kedua dan Desa Hegarmanah di peringkat ketiga, setelah melalui proses penilaian dewan juri yang ketat.
Camat Jatinangor, Herman Suwandi, menegaskan bahwa MTQH merupakan sarana penting dalam memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat.
“Setiap muslim memiliki kewajiban untuk mempelajari dan menghadiri ajaran agama. Pelaksanaan MTQ ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Qur’ani harus terus kita hidupkan,” ujarnya, Rabu (19/11).
Herman menambahkan bahwa MTQ bukan hanya kompetisi, melainkan juga wahana pembinaan karakter generasi muda.
“Tujuan utamanya adalah membangun masyarakat Jatinangor yang agamis dan memiliki spiritualitas yang kuat,” katanya.
Ketua Panitia MTQH yang juga Sekretaris Camat Jatinangor, Endang Rohmayudi, menekankan bahwa kegiatan ini memiliki dimensi sosial yang kuat.
“MTQ bukan hanya ajang adu kemampuan, tetapi sarana syiar dakwah. Kami ingin menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an,” tuturnya.
Endang merinci lima cabang yang dilombakan, yakni Tilawah Qur’an, Tahfidz Qur’an, Tahfidz Hadits, Syahril Qur’an, dan Kaligrafi Al-Qur’an. Ragam golongan juga disertakan, mulai dari empat golongan seni baca Al-Qur’an, lima golongan hafalan Al-Qur’an, Syahril Qur’an beregu putra-putri, kaligrafi lima golongan, hingga musabaqah hadits kategori 100 dan 500 hadits.
“Jumlah peserta mencapai 106 orang dan seluruhnya merupakan utusan resmi desa. Mereka benar-benar mewakili wilayahnya masing-masing,” jelasnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para donatur serta seluruh jajaran Kecamatan Jatinangor.“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini,” ucap Endang.(tha)







