RADARSUMEDANG.id, KOTA – Insan Sejahtera Care (IS Care), lembaga sosial yang berada di bawah Sekolah Insan Sejahtera (SDIT, SMPIT, dan SMA IT Insan Sejahtera), sukses menyelenggarakan kegiatan aksi kemanusiaan untuk rakyat Gaza, Palestina. Acara digelar pada Jumat, 21 November 2025 di lingkungan Sekolah Insan Sejahtera, Sumedang.
Dengan mengangkat tema “Suara Hati Sahabat Gaza, Kami Dengar, Kami Peduli”, kegiatan ini menjadi ajang penggalangan donasi sekaligus edukasi empati bagi para siswa.
Pembina Yayasan Insan Sejahtera, Hj. Yani Citraeni, SE., M.Pd, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata solidaritas sekolah terhadap krisis kemanusiaan di Palestina.
“Kami ingin menanamkan bahwa kepedulian tidak mengenal batas negara. Anak-anak harus melihat bahwa empati adalah bagian penting dari pendidikan,” tutur Umi Yani, sapaannya.
Sementara itu, Pembina Yayasan lainnya, H. Harwanto, Ak., MM., CA, menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini adalah bagian dari pembentukan karakter di Sekolah Insan Sejahtera.
“Selain akademik, kami ingin siswa tumbuh sebagai pribadi yang memiliki kepekaan sosial. Donasi yang terkumpul adalah bentuk kepedulian kita untuk saudara di Gaza Palestina,” katanya.

Acara semakin semarak dan khidmat dengan pertunjukan seni dari setiap jenjang pendidikan, di antaranya:
- Drama Musikal SD: “Di Antara Doa yang Tak Pernah Padam”
- Drama Musikal SMP: “We Will Not Go Down”
- Solo Vokal SMA: “Athuna Thufuli”
Penampilan-penampilan ini disiapkan untuk membangkitkan empati sekaligus memberikan pemahaman kepada siswa mengenai kondisi saudara-saudara di Gaza.
Acara juga menghadirkan dua anak dari Gaza, yaitu Aldebrahman Al Massri dan Majdi Al Massri, yang menjadi tamu utama dalam kegiatan tersebut. Kehadiran keduanya memberi kesan mendalam bagi para peserta, terutama para siswa yang antusias menyambut dan berinteraksi.
IS Care membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi melalui: BNI – 3488836888 a.n. Insan Sejahtera Care. Untuk informasi donasi dapat menghubungi nomor CP 0822 1410 3058 (Rima Mulyatini, Bendahara IS Care).
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat, khususnya keluarga besar Sekolah Insan Sejahtera, terhadap kondisi kemanusiaan di Palestina.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi bagian kecil dari perjuangan besar saudara-saudara kita di Gaza,” tutup Hj. Yani Citraeni.
Umi Yani menjelaskan bahwa aksi kepedulian ini menjadi semakin penting jika melihat kondisi terkini masyarakat Muslim di Gaza yang masih bergulat dengan krisis kemanusiaan. Ia mengungkapkan bahwa akses terhadap kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan sanitasi masih sangat terbatas akibat blokade yang berkepanjangan.
“Saudara-saudara kita di sana berjuang untuk bertahan hidup dengan sumber daya yang minim, sementara infrastruktur banyak yang rusak parah. Ini bukan hanya angka statistik, tetapi realitas pahit yang mereka hadapi setiap hari,” ujarnya.
Sementara itu, H. Harwanto, Ak., MM., CA menyoroti nasib anak-anak Gaza yang menjadi kelompok paling rentan dalam situasi tersebut. Ia menyebut bahwa banyak anak yang mengalami malnutrisi, kehilangan kesempatan sekolah, dan terpapar risiko penyakit karena layanan kesehatan yang tidak dapat berfungsi optimal.
“Anak-anak di Gaza hidup dalam kondisi yang sangat berat. Mereka kekurangan gizi, kehilangan masa kecil, dan setiap hari bergulat dengan rasa takut. Inilah saatnya kita menunjukkan solidaritas yang nyata,” tegasnya.
Keduanya menekankan bahwa dukungan dari masyarakat Indonesia, khususnya umat Muslim, memiliki makna yang sangat besar bagi warga Gaza. Menurut mereka, aksi peduli yang dilakukan IS Care bukan hanya bentuk bantuan materi, tetapi juga cerminan kepedulian umat Islam Indonesia terhadap penderitaan sesama Muslim di dunia.
“Kami berharap kegiatan ini menggerakkan hati banyak orang untuk berbagi. Selain membantu Gaza, ini juga membangun karakter empati pada anak-anak kita agar tumbuh sebagai generasi yang peduli dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (Rik)





