RADARSUMEDANG.id, KOTA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2025 di Soreang, Kabupaten Bandung pada Sabtu 22 November 2025, sebagai tindak lanjut langsung arahan Rakernas PKS. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi struktur dan kader dari seluruh kabupaten/kota dalam merumuskan program kerja partai di tahun mendatang.
Ketua DPW PKS Jawa Barat H Iwan Suryawan, S.Sos menyampaikan bahwa Rakerwil 2025 menitikberatkan pada peningkatan kualitas kader serta penyamaan arah kerja organisasi.
“Rakerwil adalah ruang untuk menyatukan langkah agar seluruh struktur bergerak dalam ritme yang sama. Hasil Rakernas harus diterjemahkan dalam program konkret di tingkat wilayah dan daerah,” ujarnya.

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Barat, H. Ridwan Solichin, S.IP., M.Si atau akrab disapa Kang Rinso, menegaskan bahwa Rakerwil bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bagian dari proses strategis pembinaan dan konsolidasi partai.
“Rakerwil ini adalah momen penting untuk memastikan bahwa seluruh kebijakan dan arahan nasional dapat dipahami dan dijalankan secara utuh di tingkat wilayah,” jelas Kang Rinso.
Sebagai MPW memberikan penekanan agar setiap keputusan dan rencana kerja selalu berpijak pada nilai pelayanan, keteladanan, dan penguatan keluarga sebagai basis kekuatan sosial.

“Kader PKS harus tampil sebagai bagian dari solusi. Pelayanan kepada masyarakat bukan hanya program, tetapi watak perjuangan yang harus terus dirawat,” imbuh Kang Rinso.
Kang Rinso berharap setelah Rakerwil ini setiap struktur dapat kembali ke daerah masing-masing dengan semangat baru, rencana kerja yang lebih solid, dan komitmen kuat untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat Jawa Barat.
Rakerwil 2025 mengusung tema: “Kader Sehat, Pelayanan Meningkat”, mencerminkan orientasi partai untuk memperkuat internal kader sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Jawa Barat.
Acara diikuti oleh pengurus DPW, DPTW, DPD, hingga perwakilan fraksi PKS dari DPR RI, DPRD Jawa Barat, serta DPRD kabupaten/kota. Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid membuka Rakerwil secara resmi melalui pemukulan gong sebagai tanda dimulainya agenda.
Rakerwil berlangsung dengan sejumlah sesi strategis, mulai dari paparan pembangunan wilayah, pengarahan struktur, hingga diskusi kelompok bidang seperti kaderisasi, pelayanan masyarakat, pemenangan pemilu, dan ketahanan keluarga.
DPW PKS Jawa Barat menargetkan agar seluruh DPD mampu mempercepat implementasi program pelayanan dan penguatan keluarga di tingkat kabupaten/kota. Hasil Rakerwil menjadi panduan kerja terstruktur sepanjang tahun 2025–2026.
Menurut Kang Rinso, keberhasilan program tidak hanya diukur dari capaian politik, tetapi juga kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Kita ingin PKS semakin dirasakan membawa maslahat. Itulah amanah yang harus terus dijaga,” tegasnya.(rik)






