Lomba Desain Motif Batik Sumedang 2025 Diikuti 33 Peserta, Termasuk dari Malang

oleh
: Peserta Lomba Desain Motif Batik Kasumedangan. Kegiatan yang digelar do GCC ini diikuti 33 peserta, beberapa diantaranya berasal dari luar Sumedang.

RADARSUMEDANG.id, SUMEDANG – Sebanyak 33 peserta mengikuti Lomba Desain Motif Batik Sumedang 2025 yang digelar di Gedung Sumedang Creative Center, Kamis (27/11). Lomba dengan tema “Menggali Tradisi Menginspirasi Generasi Simpati” ini terbuka untuk umum dan menarik minat peserta dari berbagai daerah, termasuk peserta terjauh asal Malang, Jawa Timur.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Dekranasda Sumedang. Acara dibuka langsung oleh Plt. Kepala Disparbudpora Sumedang, Dian Sukmara.

Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Lituhayu Kalahari, mahasiswi Telkom University Bandung jurusan Kriya Tekstil, yang datang dari Kabupaten Malang. Ia menjadi peserta dengan jarak tempuh paling jauh dalam ajang tersebut.

Meski bukan warga Sumedang, Lituhayu mengaku telah mempelajari berbagai literatur tentang budaya dan ciri khas Sumedang sebagai bahan dalam merancang motif batiknya.

“Saya banyak mencari referensi tentang Sumedang, mulai dari sejarah hingga ikon-ikonnya. Dari situ saya kembangkan menjadi desain yang sesuai tema. Tantangannya seru, dan saya senang bisa ikut berpartisipasi,” ujar Lituhayu.

Dalam lomba tersebut, para peserta diberi waktu tiga jam untuk menghasilkan desain motif batik yang orisinal dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya.

Pemkab Sumedang juga berencana menindaklanjuti karya peserta. Motif terbaik akan diaplikasikan menjadi produksi batik bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UMKM. Selain itu, motif terpilih akan diarahkan untuk memperoleh hak cipta.

Plt. Kepala Disparbudpora Sumedang, Dian Sukmara, menegaskan bahwa lomba ini menjadi langkah nyata dalam melahirkan motif-motif batik baru yang merepresentasikan nilai budaya Sumedang.

“Kami berharap melalui lomba ini muncul kreasi motif batik baru yang dapat mengangkat tradisi dan kearifan lokal Sumedang, sekaligus memperkuat identitas batik daerah,” katanya. (gun)

No More Posts Available.

No more pages to load.