Bupati Dony Ahmad Munir Tegaskan Peran Strategis BKPSDM dalam Transformasi Birokrasi Sumedang

oleh

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan peran strategis Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sebagai pusat transformasi birokrasi di Kabupaten Sumedang. Hal itu disampaikannya saat memberikan pembinaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Aula BKPSDM, Kamis (11/12).

“BKPSDM ini adalah jantungnya transformasi birokrasi di Kabupaten Sumedang. Banyak instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk membangun talenta, dan kita harus terus membuat terobosan untuk meningkatkan kapasitas diri,” ujar Dony.

Menurutnya, BKPSDM tidak sekadar mengelola administrasi kepegawaian, tetapi juga menjadi arsitek pembangunan talenta aparatur yang menjadi fondasi peningkatan kualitas SDM pemerintah daerah.

Dony berharap BKPSDM dapat menjadi teladan bagi perangkat daerah lain dalam menghadirkan layanan pemerintahan yang unggul. Ia mengapresiasi capaian BKPSDM yang dinilai menunjukkan performa terbaik di Jawa Barat.

“Saya ingin memberikan apresiasi atas kinerja BKPSDM. Indikator yang disampaikan Pak Kaban menunjukkan performa unggul di Jawa Barat,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan iklim kerja yang kondusif, aman, dan nyaman sebagai syarat lahirnya ASN profesional. Menurut Dony, capaian yang telah diraih harus dijaga dan terus ditingkatkan.

“Bekerja harus dengan hati. Live is now. Luruskan niat dalam bekerja, jalankan sesuai aturan, dan hadirkan kualitas dalam setiap kinerja,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Sumedang Atte Hadan Adi Gunawan menyampaikan apresiasi kepada Bupati yang terus memberikan motivasi dan penguatan bagi jajaran BKPSDM.

Atte menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih BKPSDM merupakan hasil kerja kolektif untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi hasil. Ia menyebut sejumlah capaian, di antaranya Indeks Profesionalitas ASN yang kini berada di peringkat ke-4 dari 37 kabupaten/kota di Jawa Barat, serta nilai Reformasi Birokrasi yang masuk 5 besar.

“BKPSDM tidak hanya mengelola administrasi ASN. Tugas kami adalah membangun talenta dan menyiapkan ASN yang kompeten untuk mendukung visi Sumedang Simpati menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Atte menambahkan, dukungan dari Bupati menjadi energi positif bagi BKPSDM untuk terus menjadi penggerak utama reformasi birokrasi di Sumedang.

“Tentunya ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja, meningkatkan kualitas layanan, serta menjadi role model bagi perangkat daerah lainnya,” pungkasnya. (gun)

No More Posts Available.

No more pages to load.