Diduga Korsleting Listrik, Kandang Ayam Broiler di Sumedang Utara Terbakar

oleh
Kandang ayam di Dusun Binong Desa Girimukti, hangus terbakar, pada Sabtu (13/12) malam. Akibat kejadian ini 9.000 ekor ayam mati terbakar.

RADARSUMEDANG.id, SUMEDANG UTARA – Sebuah kandang ayam broiler diduga terbakar akibat korsleting listrik di Dusun Binong, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Sabtu (13/12/2025) malam. Akibat peristiwa tersebut, sekitar 9.000 ekor ayam broiler berusia dua minggu mati terpanggang.

Kebakaran hebat melanda kandang ayam dua lantai milik sebuah perusahaan dengan luas bangunan sekitar 8 x 40 meter. Dari total luasan tersebut, kurang lebih 5 x 35 meter area kandang hangus terbakar.

Peristiwa kebakaran sempat direkam warga dari kejauhan dan videonya beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, kobaran api terlihat membesar dan melahap bangunan kandang ayam, sehingga membuat warga sekitar panik. Pasalnya, lokasi kandang berada di kawasan permukiman yang cukup padat.

Salah seorang warga setempat, Rahmat, mengaku sempat mendengar suara ledakan sebelum api membesar.

“Kata penjaga kandang, sebelum kebakaran terjadi sempat ada ledakan akibat korsleting listrik. Setelah itu api langsung membesar dari bagian kandang,” ujar Rahmat.

Material bangunan kandang yang mudah terbakar membuat api cepat merambat. Warga yang khawatir api meluas ke permukiman sekitar tidak dapat berbuat banyak.

“Apinya cepat membesar. Warga panik karena lokasinya agak jauh dari pos pemadam. Warga dan penjaga kandang sempat mencoba memadamkan, tapi tidak berhasil, akhirnya memanggil damkar,” imbuhnya.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dari Bidang Damkar dan UPT Damkar Wilayah Sumedang Kota dikerahkan untuk menjinakkan api.

Komandan Regu (Danru) 1 UPT Damkar Sumedang Kota, Nugraha Ajang Sopian, mengatakan proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar satu jam. Petugas sempat mengalami kendala karena lokasi kandang berada di dataran tinggi.

“Proses pemadaman dimulai pukul 19.39 hingga pendinginan selesai sekitar pukul 21.16. Kendala utama berada pada lokasi kandang yang berada di dataran tinggi, namun masih relatif mudah dijangkau karena berada di pinggir jalan. Sumber air juga tersedia cukup dekat,” tuturnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, ribuan ayam broiler tidak dapat diselamatkan karena terjebak di dalam kandang saat kebakaran terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, nilai kerugian materi akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

“Kronologi awal kejadian masih kami dalami. Untuk nilai kerugian materi juga belum dapat dipastikan,” pungkasnya. (gun)

No More Posts Available.

No more pages to load.