Pendapatan Daerah Napasnya Pembangunan

oleh

RADARSUMEDANG. Id, KOTA – Substansi pendapatan daerah tidak hanya sekadar angka dan realisasi. Pendapatan daerah napasnya pembangunan. Ketika PAD meningkat, kita bisa membangun jalan, meningkatkan pelayanan kesehatan, memperkuat infrastruktur pendidikan, serta melayani dan mensejahterakan masyarakat. Uang yang kita dapatkan wajib kembali kepada rakyat, demikian dikemukakan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dalam arahannya kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Arahan tersebut disampaikan pada kegiatan Evaluasi Pendapatan Daerah Kabupaten Sumedang, Senin (22/12/2025), di Aula Tampomas.

Bupati Dony juga menekankan pentingnya perubahan mindset, penguatan sistem, serta digitalisasi dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati meminta agar seluruh perangkat daerah bekerja secara sungguh-sungguh dengan sistem yang baik dan prosedur yang tepat. Digitalisasi sistem pendapatan, lanjut Bupati, bukan lagi pilihan melainkan kewajiban untuk menjawab tuntutan masyarakat akan transparansi, kemudahan, dan akuntabilitas.

“Mindset kita harus diubah. Kita harus membangun kesadaran, kepatuhan, dan kepercayaan publik. Transparansi adalah tuntutan masyarakat, dan kewajiban kita memastikan setiap rupiah pendapatan daerah dikelola secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Bupati mengapresiasi seluruh SKPD, BUMD, dan pemerintah desa yang telah berupaya menginput serta mengelola PAD. Ia mengingatkan bahwa substansi pendapatan daerah tidak hanya sekadar angka dan realisasi.

Bupati juga menyoroti pentingnya validitas data dalam pencapaian target PAD. Menurutnya, capaian hingga 100 persen harus didukung data yang kuat agar benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan. Ia tetap memberikan apresiasi kepada SKPD yang telah mencapai target, serta meminta agar evaluasi dijadikan bahan perbaikan ke depan.

Sektor pendapatan, kata Bupati harus menjadi pelopor digitalisasi. Dengan sistem yang sederhana, mudah, dan berbasis digital, masyarakat diharapkan semakin patuh dalam membayar kewajiban daerah.
“Intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan harus terus ditingkatkan. SKPD jangan menunggu, tapi harus jemput bola, lebih kreatif dan inovatif dalam menggali potensi pendapatan daerah,” pungkasnya.

Sebelumnya Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumedang, Rohana, dalam laporannya menyampaikan capaian PAD dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Ia menegaskan, Bapenda bersama seluruh SKPD terus berupaya meningkatkan PAD melalui optimalisasi potensi yang ada serta penguatan sistem pendapatan daerah.(cwp)

No More Posts Available.

No more pages to load.