RADARSUMEDANG.id, CIMANGGUNG – Wujud nyata motto Kodim 0610/Sumedang HADE (Hareup Deukeut) kembali ditunjukkan aparat kewilayahan. Pasca hujan deras yang mengguyur Kecamatan Cimanggung, Babinsa Desa Pasirnanjung Koramil 1014/Cimanggung bergerak cepat melakukan monitoring sekaligus membantu penanganan tanah longsor di Dusun Pangkalan RT 03 RW 11, Desa Pasirnanjung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (26/12/2025).
Tanah longsor dengan ketinggian sekitar enam meter dan lebar lima meter tersebut menutupi sebagian badan jalan yang menjadi akses penghubung menuju Dusun Cilimus Jangkung. Akibat kejadian itu, mobilitas warga sempat terganggu.
Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa bersama perangkat desa dan masyarakat setempat langsung melaksanakan kerja bakti membersihkan material longsoran agar akses jalan dapat kembali dilalui.
Babinsa Desa Pasirnanjung, Koptu Asep Sobari, tampak berada di lokasi sejak awal kejadian. Ia berkoordinasi dengan Kepala Dusun 3 dan para Ketua RW, sekaligus mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah masih labil akibat curah hujan yang tinggi.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Warga yang berada di sekitar lokasi longsor dilaporkan dalam kondisi aman.
Danramil 1014/Cimanggung, Lettu Inf Obos Sambas, mengatakan gerak cepat Babinsa dalam penanganan tanah longsor di Desa Pasirnanjung merupakan implementasi nyata pelaksanaan tugas kewilayahan sekaligus pengamalan motto Kodim 0610/Sumedang HADE.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih dalam situasi darurat seperti bencana alam. Kehadiran Babinsa bukan hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman serta mengajak masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan,” tegasnya.
Danramil juga mengapresiasi sinergi antara Babinsa, perangkat desa, dan warga yang dengan penuh semangat melaksanakan kerja bakti sehingga material longsoran dapat segera ditangani dan akses jalan kembali berfungsi.
“Kami mengimbau seluruh warga agar terus meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi, serta segera melapor kepada Babinsa atau aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana,” pungkasnya. (tha)





