RADARSUMEDANG.id, JATIGEDE – Objek Wisata Jatigede Green Garden yang berada di kawasan Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, diserbu ribuan wisatawan lokal maupun luar daerah selama momen libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Destinasi wisata yang mengusung konsep wisata alam dan budaya ini menawarkan beragam fasilitas bagi pengunjung. Di antaranya kolam renang dengan panorama Waduk Jatigede, spot swafoto bernuansa alam, penginapan, wahana off-road, hingga pertunjukan seni budaya khas Jawa Barat.
Salah seorang wisatawan asal Serang, Banten, Kiki Widia Nurizki (24) mengaku baru pertama kali mengunjungi Jatigede Green Garden bersama keluarganya. Ia mengetahui lokasi wisata tersebut melalui media sosial.
“Awalnya lihat dari medsos. Banyak spot foto yang bagus dan kelihatannya nyaman. Di sini juga ada penginapan, pertunjukan seni seperti tari jaipong dan kuda renggong. Harga tiketnya juga terjangkau,” kata Kiki, Kamis (1/1).
Sementara itu, pengelola Jatigede Green Garden, Yani, mengatakan pihaknya tidak hanya berfokus pada pengembangan wisata alam, tetapi juga berkomitmen melestarikan budaya lokal, khususnya seni tradisional Jawa Barat.
Berbagai pertunjukan seni rutin ditampilkan, seperti tari jaipong dan kuda renggong.
Selain itu, pengelola juga membuka ruang kolaborasi bagi para seniman yang ingin menggelar kegiatan seni dan budaya di kawasan wisata tersebut.
“Jika ada seniman yang ingin mengadakan lomba tari, pembacaan puisi, atau kegiatan seni lain untuk memajukan budaya Jawa Barat, kami selalu mendukung dan memfasilitasi,” ujar Yani.
Yani menambahkan, Jatigede Green Garden juga menyediakan fasilitas penginapan dengan tarif berbeda antara hari biasa dan akhir pekan. Selain itu, terdapat wahana waterpark yang ramah anak serta paket wisata off-road berdurasi sekitar satu jam menuju kawasan Gunung Julang atau Waduk Jatigede.
“Pengunjung yang menginap bisa menikmati berbagai fasilitas, mulai dari wahana air, off-road, hingga pertunjukan seni. Kami ingin memastikan pengunjung merasa nyaman selama berada di sini,” ucapnya.
Selama libur panjang Nataru, jumlah kunjungan ke Jatigede Green Garden meningkat signifikan. Dalam sehari, jumlah pengunjung bisa mencapai sekitar 2.000 orang. Wisatawan didominasi oleh pengunjung domestik dari Sumedang dan sekitarnya, serta daerah Jabodetabek seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.
“Untuk tiket masuk Rp10.000 bagi dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak,” jelas Yani.
Selain menggerakkan sektor pariwisata, keberadaan Jatigede Green Garden juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pengelola melibatkan warga lokal, khususnya generasi muda, dalam pengelolaan kawasan wisata.
“Kami memberdayakan warga lokal, khususnya anak-anak muda di sekitar lokasi, sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan,” tuturnya.
Ke depan, Yani berharap Jatigede Green Garden dapat terus berkembang dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat yang mengedepankan keindahan alam sekaligus pelestarian budaya lokal. (gun)






