RADARSUMEDANG.id —Lahan di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya resmi ditetapkan untuk pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Sumedang.
Rencana pembangunan MAN ini pun dipastikan berbeda dengan bangunan MAN pada umumnya. Lantaran pembangunannya langsung oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen dalam mengawal hadirnya lembaga pendidikan unggulan nasional di Kabupaten Sumedang.
Pasalnya untuk tahap pertama pembangunan sudah dimulai, meliputi pembangunan akses jalan serta tembok pembatas lahan MAN Insan Cendekia.
“MAN Insan Cendekia Sumedang akan dibangun di atas lahan seluas 10 hektare, dengan total anggaran pembangunan mencapai kurang lebih Rp250 miliar yang bersumber dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Sekolah ini dirancang menjadi salah satu lembaga pendidikan terbaik di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat,” kata Bupati Dony disela kunjungannya ke lahan yang akan dibangun MAN Ice di Ujungjaya, baru-baru ini.
Ia berharap pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh para peserta didik.
“Mohon doanya, semoga pembangunan ini selesai sesuai rencana dan benar-benar mampu melahirkan lulusan yang berkualitas, berakhlakul karimah, serta menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan,” ungkapnya.
Pemda Sumedang, lanjutnya, bertekad untuk terus mengawal, mensupport, membantu, dan mempercepat terwujudnya MAN Insan Cendekia tersebut.
Apresiasi juga disampaikan Bupati kepada Kementerian Agama Republik Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Sumedang, serta kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah menyediakan lahan untuk pembangunan sekolah tersebut.
“Insya Allah, tempat ini akan bermanfaat, berdampak, dan bermakna sebagai kawah candradimuka bagi anak-anak Indonesia, khususnya putra-putri Kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Ditambahkan Bupati Dony, MAN IC merupakan madrasah unggulan bidang sains dan teknologi (Saintek) yang menyiapkan lulusannya didasari keimanan dan ketakwaan.
“MAN IC bukan sekolah biasa, namun diharapkan mampu menghadirkan generasi emas penerus bangsa yang memiliki keunggulan. Bukan saja di dalam keilmuannya, tetapi juga unggul dalam penerapan akhlak mulia di kehidupan sehari-hari,” terang Dony.
Lebih lanjut saat ini sudah ada 24 MAN IC yang tersebar di beberapa provinsi mulai dari Banten, Gorontalo, Jambi, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, dan Sumatera Selatan.
“Setiap provinsi memiliki satu sekolah MAN Insan Cendekia. Bagi kami madrasah ini bukan sekolah biasa, ini adalah kawasan bagi generasi-generasi Islam, khususnya yang akan mencetak cendekiawan muslim yang tentunya ahli dalam ilmu adab dan akhlak dan unggul,” pungkas Dony.
Sebagai informasi rencanannya, pembangunan MAN Insan Cendekia Sumedang dapat rampung pada tahun 2026, sehingga para siswa yang selama ini menempuh pendidikan di luar daerah seperti Bandung dan Bekasi. Nantinya dapat belajar dan menempati sekolah unggulan tersebut di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya. (jim)







