Longsor di Cigendel, Pabrik Air Mineral Ambruk dan Satu Orang Luka-Luka

oleh

RADARSUMEDANG.ID — Longsor terjadi di Dusun Cigendel, RT 02/08, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Minggu malam 18 Januari 2026 malam.

Akibatnya bangunan pabrik air mineral milik CV Sumber Berkat Anugrah ambruk, setelah tertimpa material tanah longsor dan pohon tumbang.

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika melalui Kapolsek Pamulihan IPTU Tri Sunu Suparjianto mengatakan, bahwa longsor terjadi sekitar jam 23.00 WIB.

Longsor juga dipicu oleh intensitas curah hujan yang cukup tinggi sehingga menyebabkan kondisi tanah di sekitar lokasi menjadi labil.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kejadian tersebut dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan pergerakan tanah dan longsor di sekitar bangunan,” kata IPTU Tri Sunu, Senin 19 Januari 2026.

Lanjut Tri Sunu, bangunan pabrik dengan ukuran kurang lebih 18 x 42 meter tersebut tidak mampu menahan tekanan material longsoran sehingga mengalami kerusakan parah hingga ambruk.

“Saat kejadian, tidak terdapat aktivitas karyawan karena sedang libur. Namun terdapat satu warga yang mengalami luka ringan berupa terkilir pada bagian kaki kanan dan telah mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Selain itu berdasarkan keterangan saksi di lapangan, sebelum kejadian terdengar suara gemuruh disertai pohon tumbang yang menimpa bagian atap bangunan.

Tak lama kemudian, tembok samping bangunan jebol akibat tekanan tanah longsoran. Saat terjadi longsor susulan, bangunan pabrik akhirnya roboh.

Petugas Polsek Pamulihan bersama unsur terkait telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, pendataan, serta koordinasi dengan BPBD Kabupaten Sumedang dan pihak PLN guna mengantisipasi dampak lanjutan.

“Personel kami telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Pembersihan material akan dilakukan pada pagi hari setelah kondisi dinyatakan aman karena dikhawatirkan masih ada potensi longsor susulan,” terang IPTU Sunu.

Pembersihan material bangunan dan tanah longsoran direncanakan menggunakan satu unit alat berat berupa ekskavator yang disiapkan oleh pihak perusahaan.

Kapolres Sumedang melalui Kapolsek Pamulihan juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya yang berada di wilayah rawan longsor, mengingat intensitas hujan yang masih cukup tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada aparat apabila terjadi tanda-tanda pergerakan tanah demi keselamatan bersama,” katanya. (jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.