RADARSUMEDANG.id, KOTA — SMPIT Insan Sejahtera menggelar kegiatan Islamic Character Building bekerja sama dengan Santri Siap Guna (SSG) Daarut Tauhid di kawasan Gunung Kunci, baru-baru ini. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa sebagai bagian dari program pembinaan karakter Islami berbasis pengalaman langsung di alam terbuka.
Kepala SMPIT Insan Sejahtera, Khodijah Mustaqimah, SE, MSi, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keislaman secara aplikatif melalui proses pembelajaran yang menyentuh aspek spiritual, emosional, dan fisik peserta didik. Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan secara teoritis di dalam kelas, tetapi perlu dilatih melalui pengalaman nyata.
“Melalui Islamic Character Building ini, siswa diajak untuk mengenal diri, lingkungan, dan Tuhannya secara lebih mendalam. Alam menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menumbuhkan rasa syukur, tanggung jawab, serta kepedulian sosial,” ujar Khodijah.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti sejumlah rangkaian pembinaan, di antaranya tafakur alam sebagai sarana merenungi kebesaran Allah SWT melalui ciptaan-Nya, serta tazkiyatun nufus yang bertujuan membersihkan hati dan membentuk sikap ikhlas, sabar, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Selain itu, pendidikan karakter juga diwujudkan melalui berbagai aktivitas yang melatih ketahanan fisik, kedisiplinan, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan silaturahim dan tausiyah dari tim SSG Daarut Tauhid yang memberikan penguatan nilai-nilai keislaman dan motivasi kepada para siswa. Melalui interaksi tersebut, diharapkan terbangun ukhuwah Islamiyah yang kuat serta kesadaran untuk mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Khodijah menambahkan, kegiatan Islamic Character Building ini sejalan dengan visi SMPIT Insan Sejahtera dalam mencetak generasi berakhlak mulia, beriman, dan berkarakter tangguh. Ia berharap pengalaman yang diperoleh siswa selama kegiatan dapat menjadi bekal penting dalam membentuk pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab.
“Semoga setiap langkah yang dilalui para siswa menjadi ibadah dan setiap tantangan yang dihadapi mampu menguatkan iman serta takwa mereka, sehingga kelak tumbuh menjadi generasi pemimpin yang berkarakter Islami,” pungkasnya.(rik)





