RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI – Dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, fasilitas lift dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Masjid Raya Ciromed atau Masjid Merci di Dusun Ciromed, Desa Kutamandiri, Kecamatan Tanjungsari, resmi dioperasikan.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, didampingi Wakil Keluarga Besar almarhum H. Masoem, Prof. Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Masoem.
Bupati Dony Ahmad Munir mengatakan, pembangunan lift dan JPO bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang hendak menunaikan ibadah di Masjid Raya Ciromed. Selama ini, posisi masjid yang berada lebih tinggi dari jalan raya dan SPBU membuat jemaah harus menaiki tangga.
“Dengan adanya lift ini, masyarakat tidak lagi kesulitan menuju masjid, terutama lansia, penyandang disabilitas, dan jemaah yang membawa anak-anak. Aksesnya kini lebih aman dan nyaman,” ujar Dony.
Ia menjelaskan, lift tersebut menghubungkan area bawah di belakang SPBU langsung menuju area parkir di trap bawah, bahkan bisa mengantar jemaah hingga ke pelataran masjid. Sementara itu, JPO menjadi jalur penyeberangan yang aman bagi pejalan kaki dari area SPBU menuju masjid.
“Masjid Raya Ciromed selama ini dikenal sebagai salah satu masjid singgah favorit para pelancong dan pengguna jalan lintas antar kota,” ucapnya.
Menurutnya, keberadaan lift dan JPO ini menjadikannya satu-satunya masjid yang terhubung langsung dengan SPBU, menyerupai jembatan penghubung dari lobi bandara menuju pesawat.
“Semoga fasilitas ini memberi manfaat besar dan semakin memakmurkan Masjid Raya Ciromed,” kata Dony.
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Masoem menuturkan, Masjid Raya Ciromed memiliki nilai sejarah yang kuat sebagai bagian dari perjuangan almarhum ayahnya, H. Masoem. Pada masa lalu, kawasan Ciromed dikenal sebagai wilayah lokalisasi.
“Berkat kedermawanan almarhum ayah saya, H. Masoem, yang didukung oleh Bupati Sumedang saat itu, H. Misbach, kawasan ini bertransformasi menjadi pusat ibadah dengan berdirinya Masjid Raya Ciromed,” ungkap Ceppy.
Ia menambahkan, pengembangan fasilitas masjid ini merupakan upaya melanjutkan perjuangan sang ayah agar Masjid Raya Ciromed semakin ramah dan inklusif bagi semua kalangan, baik warga sekitar maupun pengunjung SPBU yang singgah.
“Sekarang jemaah tidak perlu khawatir kehujanan karena JPO sudah beratap. Akses juga lebih mudah, khususnya bagi lansia,” ujarnya.
Ceppy berharap, Masjid Raya Ciromed dapat terus menjadi pusat ibadah dan syiar Islam, terutama menjelang Ramadan dan saat arus mudik Lebaran, ketika masjid ini kerap menjadi tempat singgah para pemudik.
“Diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta kemudahan akses bagi jemaah masjid dan pengunjung SPBU,” tandasnya.
Turut hadir dalam peresmian tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Camat Tanjungsari, keluarga besar H. Masoem, jajaran direksi PT Ma’soem Group, serta mantan Bupati Sumedang H. Misbach. (tha)







