Sumedang Kembali Diguncang Gempa 2,7 Magnitudo, Ini Langkah Pemda Antisipasi Aktivitas Sesar Lembang

oleh
Dony Ahmad Munir saat ditemui usai rakor mitigasi, pencegahan, dan penanganan bencana alam, Jumat (30/1).

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah menghadapi gempa bumi, termasuk antisipasi potensi aktivitas Sesar Lembang yang dikhawatirkan kembali aktif.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat dikonfirmasi terkait gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 yang terjadi pada Jumat (30/1) pukul 05.13 WIB.

“Sudah di berbagai media sosial kami sampaikan, bahkan setiap kegiatan selalu ada safety briefing terkait kesiapsiagaan bencana,” ujar Bupati Dony saat ditemui di kawasan Tahura Gunung Kunci.

Dony menyampaikan, BPBD Sumedang juga aktif melakukan sosialisasi langsung ke lapangan, termasuk ke berbagai desa, guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi.

“Masyarakat kami imbau untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan. Ikhtiar lahir dan doa harus berjalan seiring. Kami akan terus memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang bagaimana menghadapi gempa dan menjauhi lokasi-lokasi yang berpotensi berbahaya,” katanya.

Bupati Dony juga menjelaskan, gempa yang terjadi pada Jumat pagi tersebut diperkirakan berkaitan dengan aktivitas Sesar Lembang. Ia menilai fenomena tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Katanya aktivitas Sesar Lembang memang sudah sering terjadi. Pokoknya hal ini harus menambah kewaspadaan kita,” tambahnya.

Berdasarkan informasi awal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,6 terjadi pada pukul 05.13 WIB dengan kedalaman 5 kilometer. Pusat gempa berada di 14 kilometer barat daya Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Getaran gempa dirasakan sebagian warga di wilayah barat Kabupaten Sumedang dan Bandung Raya.

Hingga saat ini, tidak terdapat laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa gempa tersebut.

Pemkab Sumedang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada, serta mengikuti arahan dari BPBD dan pihak berwenang guna meminimalkan risiko bencana dan meningkatkan keselamatan. (gun)

CAPTION :

No More Posts Available.

No more pages to load.