Sejak Keluar Penjara, Yoga Kelana Dirikan Terrace Fighting Camp, Begini Kisahnya

oleh
oleh
FOR RADARSUMEDANG.ID PEMENANG: Yoga Kelana saat berhasil meraih menjadi pemenang dalam sebuah ajang pertandingan beladiri

RADARSUMEDANG.ID – Masih kental dalam ingatan Yoga Kelana tentang betapa pedihnya merasakan kehidupan di dalam penjara yang pernah dijalaninya. Namun, lelaki yang kini masih berusia 23 tahun itu ingin membuktikan kemampuannya dengan mendirikan Terrace Fighting Camp, setelah mampu mengambil hikmah dari perjalanan hidup yang dilaluinya itu.

 

Terrace Fighting Camp yang didirikannya berlokasi di Kampung Cibala, Desa Sarimekar, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang. “Saya keluar dari penjara, terus didaftarin boxing oleh Esemdetroops yaitu salah satu firm atau suporter Persib. Semenjak saya keluar dari penjara, bulan Juli 2025 saya mendirikan Terrace Fighting Camp,” kata Yoga kepada Radar Sumedang pada Selasa, 3 Februari 2026.

 

Kemampuan beladiri sebenarnya sudah tertanam dalam dirinya semenjak dulu. Pernah mengikuti kejuaraan Porkab Karate Komite 2015 silam.

 

Namun setelah keluar penjara, dia kembali meneruskan prestasinya di bidang olahraga beladiri. Di antara prestasi pernah diraih yaitu kategori pemenang pertama dalam ajang Brenx Undergrund Street Fighter III Depok pada 13 Desember 2025 dan Nord Sumedang Selection Day pada 14 September 2025.

 

Di samping sebagai pendiri, Yoga yang juga warga Kecamatan Jatinunggal itu sekaligus sebagai asisten pelatih boxing di Terrace Fighting Camp. “Saya mau membuktikan bahwa anak desa dengan latar belakang keterbatasan ekonomi bisa adu gengsi di kancah nasional, khususnya entertainment. Dan ke depannya agar bisa membawa petarung-petarung Sumedang ke kancah nasional,” jelasnya.

 

Saat ini terdapat sekitar 30 anak didik yang tengah berlatih di Terrace Fighting Camp tersebut. Yoga mengaku prihatin melihat di zaman sekarang banyaknya anak muda yang salah pergaulan dan mengikuti geng motor serta tawuran pelajar dan lain sebagainya.

 

“Saya mempunyai visi dan misi untuk merangkul anak-anak muda agar tidak seperti saya yang pernah merasakan pedihnya kehidupan di penjara gara-gara tawuran. Dan saya tidak mau mereka merasakannya, makanya saya mempunyai ambisi tinggi dalam bidang beladiri tinju,” pungkasnya. (tri)

No More Posts Available.

No more pages to load.