RADARSUMEDANG.id, PAMULIHAN – Puluhan warga di RW 04 Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, turun langsung melakukan pengecoran Jalan Usaha Tani (JUT) secara swadaya.
Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bukti kekompakan masyarakat dalam membangun desa tanpa sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah.
Kepala Desa Haurngombong, Dadang, memantau langsung proses pengerjaan di lapangan. Ia mengapresiasi inisiatif warga yang rela menyisihkan waktu, tenaga, bahkan materi demi kepentingan bersama.
“Alhamdulillahirabbil’alamin, pengecoran jalan usaha tani di wilayah RW 04 Pangaseran dan sekitarnya telah selesai. Ini murni swadaya dari masyarakat,” ujar Dadang.
Menurut Dadang, jalan usaha tani yang dibangun memiliki panjang 155 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 10 sentimeter. Pengerjaan tersebut menghabiskan sekitar 33 meter kubik beton dengan total anggaran mencapai Rp35 juta.
Pantauan di lokasi, warga terlihat bahu-membahu menyelesaikan pengecoran. Kaum pria meratakan adukan beton menggunakan alat seadanya, sementara kaum ibu menyiapkan konsumsi untuk para pekerja.
“Hatur nuhun kepada seluruh warga, Pak RT, Pak RW, Ketua Kelompok Tani, hingga BPD yang telah bersama-sama mewujudkan jalan ini. Sekarang jalannya sudah leucir,” tambah Dadang.
Dalam kegiatan tersebut, Kades Dadang tampak didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Haurngombong.
Selesainya pembangunan JUT ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar distribusi hasil pertanian warga Dusun Pangaseran. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini menjadi lebih layak dan kokoh.
“Semoga hasil pertanian semakin meningkat dan bisa mendorong perekonomian warga,” pungkas Dadang. (tha)







