Bupati Sumedang Imbau Warga Tak Gelar Sahur On The Road, Ajak Ramaikan Masjid Saat Ramadan

oleh
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat membuka Pawai Ta'aruf dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan di Masjid Agung Sumedang, Selasa (17/2).

RADARSUMEDANG.id –– Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan sahur on the road selama bulan suci Ramadan.

Imbauan tersebut disampaikan guna menjaga keamanan, ketertiban umum, serta menciptakan suasana ibadah yang khusyuk dan kondusif di wilayah Kabupaten Sumedang.

Dalam keterangannya di IPP, Rabu (18/2/2026), Bupati Dony menegaskan bahwa Pemerintah Daerah ingin memastikan pelaksanaan ibadah puasa berjalan dengan aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Oleh karena itu, ia mengajak warga untuk tidak menggelar kegiatan sahur di jalanan yang berpotensi menimbulkan gangguan ketenteraman dan ketertiban masyarakat (Tibumtranmas).

“Dalam rangka menciptakan Tibumtranmas serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah shaum Ramadan, saya mengimbau agar tidak melaksanakan sahur on the road,” kata Bupati Dony.

Menurutnya, kegiatan sahur yang dilakukan secara berkelompok di jalan raya kerap menimbulkan berbagai potensi gangguan, seperti konvoi kendaraan, penggunaan knalpot bising, hingga kerumunan yang sulit dikendalikan.

Tak jarang terjadi gesekan antar kelompok yang justru mencederai nilai-nilai kebersamaan dan ketenangan yang menjadi ruh bulan Ramadan.

Dony mengakui bahwa sebagian masyarakat melaksanakan sahur on the road dengan niat baik, yakni berbagi makanan kepada sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan.

Namun demikian, ia menilai semangat berbagi tersebut akan lebih tepat jika dilakukan dengan cara yang lebih tertib dan terorganisir.

“Saya memahami niat baik untuk berbagi makanan sahur kepada sesama. Tetapi alangkah baiknya jika semangat berbagi itu disalurkan melalui cara yang lebih aman dan tertib, sehingga tidak mengganggu masyarakat lainnya,” tuturnya.

Sebagai alternatif, ia menyarankan agar masyarakat melaksanakan sahur di rumah bersama keluarga atau menggelar sahur bersama di lingkungan yang lebih terkontrol, seperti di halaman masjid.

Kegiatan tersebut dinilai dapat mempererat tali silaturahmi sekaligus menghidupkan masjid selama bulan Ramadan.

“Sahur di rumah, atau sahur bersama di halaman masjid dengan menjaring jemaah masjid, warga sekitar, dan kaum duafa yang kebetulan melintas tentu akan lebih aman dan lebih terasa suasana kekeluargaannya,” ujarnya.

Ia juga mengajak para tokoh masyarakat, pengurus DKM, organisasi kepemudaan, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama Ramadan.

Peran orang tua dan lingkungan, lanjutnya, sangat penting dalam mengarahkan generasi muda agar mengisi Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif, seperti tadarus Al-Qur’an, kajian keagamaan, dan bakti sosial.

Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap dengan adanya kesadaran kolektif dari masyarakat, suasana Ramadan tahun ini dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan penuh kekhidmatan.

Terlebih menurutnya, Ramadan adalah momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta menjaga harmoni di tengah masyarakat.

“Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah serta dalam kehidupan sehari-hari,” katanya. (jim)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.