RADARSUMEDANG.id, KOTA – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berupaya menyukseskan pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) guna membangun fondasi yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Sumedang menargetkan terciptanya manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di daerahnya.
Saat ini, sejumlah PSN yang dijalankan di Kabupaten Sumedang di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, Program 3 Juta Rumah, Jaminan Kesehatan, Ketahanan Pangan, serta program peningkatan pertumbuhan ekonomi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati memimpin Rapat Percepatan Laporan Program Strategis Nasional di Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Sumedang, Senin (9/3).
Dalam arahannya, Tuti menjelaskan bahwa evaluasi PSN yang diminta oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada dasarnya bersifat administratif.
Namun demikian, seluruh laporan administratif harus didasarkan pada pelaksanaan program yang benar-benar dilakukan oleh pemerintah daerah.
“Evaluasi bukan sekadar administratif dan statistik saja, tapi bentuk pertanggungjawaban kita terhadap pelaksanaan program strategis nasional sehingga program yang dijalankan dapat betul-betul berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Tuti.
Sekretaris Daerah, Tuti Ruswati, menyampaikan bawa terkait pelaksanaan program MBG, dirinya meminta satuan tugas MBG untuk mengoptimalkan sistem pemantauan yang telah dimiliki Pemkab Sumedang.
Sekda juga menginstruksikan agar seluruh sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara rutin mengunggah menu MBG setiap hari.
“Untuk program MBG kami sudah jadi percontohan di Jawa Barat dalam penggunaan sistem dan supply demand dari pangan lokal, tinggal dioptimalkan saja,” katanya.
Sementara itu, dalam program Sekolah Rakyat, Tuti meminta agar setiap kegiatan dan kreativitas siswa dilaporkan secara berkala. Termasuk di dalamnya perkembangan pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Kecamatan Ujungjaya.
“Untuk Dinas Sosial, tinggal minta semua evidence sekolah rakyat dari kepala sekolah dan laporkan setiap inovasinya,” ujarnya.
Di sisi lain, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, Pemkab Sumedang telah melakukan percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih.
Koperasi tersebut diharapkan dapat berperan sebagai pemasok pangan bagi program MBG sekaligus mendukung kemudahan perizinan melalui regulasi dan sistem aplikasi perizinan yang telah dimiliki pemerintah daerah.
Tuti menegaskan, proses evaluasi ini harus disertai dengan pelaporan berbagai inovasi yang telah dilakukan perangkat daerah dalam mendukung pelaksanaan PSN.
“Sistem dan inovasi yang kita punya mohon untuk disampaikan dan tingkatkan koordinasi untuk mengoptimalkan pengisian laporan ini,” katanya.
Menurutnya, evaluasi tersebut penting dilakukan untuk memastikan seluruh PSN yang dilaksanakan di Kabupaten Sumedang dapat dipertanggungjawabkan sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“PSN ini menyangkut anggaran negara, sehingga apa yang kita laksanakan harus dapat dipertanggungjawabkan,” imbuhnya. (gun)





