- Polres Sumedang memberi perhatian khusus pada jalur Cadas Pangeran menjelang arus mudik Lebaran 2026.
- Tim terpadu dibentuk bersama BPBD dan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi longsor.
- Alat berat disiagakan di sekitar titik rawan untuk mempercepat penanganan jika terjadi longsor.
- Sekitar 200 bibit pohon kaliandra dan jakaranda ditanam sebagai upaya pencegahan longsor.
- Polisi mengimbau pemudik berhati-hati serta tidak parkir di pinggir jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
RADARSUMEDANG.id, KOTA — Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kepolisian Resor Sumedang mengambil sejumlah langkah antisipasi untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan di jalur Cadas Pangeran yang dikenal sebagai salah satu titik rawan longsor.
Kapolres Sumedang Sandityo Mahardika mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektoral dengan berbagai instansi terkait guna memperkuat penanganan di kawasan tersebut.
“Hasil rapat lintas sektoral kemarin, kami membentuk tim terpadu untuk penanganan khusus di Cadas Pangeran. Mengingat wilayah ini merupakan titik rawan longsor, kami bekerja sama dengan BPBD akan menyiagakan alat berat di sekitar lokasi rawan,” kata Sandityo usai Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Mapolres Sumedang, Kamis (12/3).
Menurutnya, kesiapsiagaan alat berat tersebut bertujuan agar proses evakuasi material longsor dapat dilakukan dengan cepat apabila terjadi bencana.
“Dengan penanganan yang sigap, diharapkan arus lalu lintas tetap berjalan lancar dan aktivitas masyarakat tidak terganggu selama mudik Lebaran 2026,” ujarnya.
Selain itu, aparat juga mendirikan pos pengamanan (pospam) di sekitar jalur tersebut untuk memantau situasi serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kapolres mengimbau warga agar memanfaatkan layanan darurat apabila menemukan situasi berbahaya.
“Masyarakat bisa menghubungi call center layanan darurat Polri di 110 atau layanan 112 milik BPBD maupun Pemerintah Kabupaten Sumedang. Semakin cepat informasi kami terima, semakin cepat juga penanganannya,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, pihak kepolisian bersama instansi terkait juga melakukan penghijauan di sekitar tebing Cadas Pangeran. Sekitar 200 bibit pohon, di antaranya jenis kaliandra dan jakaranda, telah ditanam untuk membantu memperkuat struktur tanah agar tidak mudah longsor.
“Kami menanam bibit pohon kaliandra dan jakaranda di sekitar Cadas Pangeran, kurang lebih 200 bibit. Harapannya, ke depan tanaman tersebut dapat menjadi pengikat tanah agar tidak mudah longsor,” ujarnya.
Menghadapi arus mudik Lebaran 2026, Kapolres juga mengingatkan para pengendara yang melintasi jalur tersebut untuk tetap berhati-hati. Ia meminta pengendara, terutama yang berhenti untuk beristirahat atau berfoto, agar memarkir kendaraan di kantong parkir yang telah disediakan.
“Jangan parkir di pinggir jalan karena dapat mengganggu arus lalu lintas. Aktivitas kendaraan di jalur itu cukup padat,” ungkapnya.
Pengendara juga diminta memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, seperti memeriksa rem dan ban, terutama karena wilayah tersebut masih berada dalam kondisi cuaca hujan yang dipengaruhi bencana hidrometeorologi.
Untuk meningkatkan keselamatan, berbagai rambu peringatan telah dipasang di sepanjang jalur Cadas Pangeran. Polisi juga menempatkan sejumlah traffic cone di titik-titik yang dianggap rawan kecelakaan guna memberi perhatian lebih kepada para pengguna jalan. (gun)







