- Hujan deras menyebabkan longsoran batu di Jalan Conggeang–Buahdua, tepatnya di kawasan Ciberecek, Desa Cilangkap, Kecamatan Buahdua.
- Material batu dan tanah sempat menutupi sebagian badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas, terutama kendaraan roda dua.
- Forkopimcam Buahdua bersama Damkar Conggeang, aparat desa, dan warga bergotong royong membersihkan material longsor.
- Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tersebut.
- Petugas juga membersihkan saluran drainase yang tersumbat yang diduga memicu material terbawa ke badan jalan.
RADARSUMEDANG.id, BUAHDUA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menyebabkan longsoran batu di ruas Jalan Conggeang–Buahdua, tepatnya di kawasan Ciberecek, Desa Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Kamis petang (12/3).
Material batu yang terbawa aliran air sempat menutupi sebagian badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.
Mendapat laporan dari masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Buahdua bersama warga serta petugas Damkar Conggeang segera melakukan penanganan dengan membersihkan material longsor sejak Kamis malam dan dilanjutkan pada Jumat pagi (13/3).
Sejumlah petugas bersama warga terlihat bergotong royong mengangkat bebatuan dan tanah yang menutupi badan jalan agar akses kendaraan dapat kembali normal.
Kapolsek Buahdua, AKP Agus Nurjaman, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel setelah menerima informasi adanya material longsoran yang menutup sebagian badan jalan.
“Begitu mendapatkan laporan dari masyarakat, kami langsung mengerahkan anggota bersama aparat desa dan warga untuk membersihkan material batu kerikil dan tanah yang menutupi jalan. Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak, jalur tersebut dapat segera dilalui kembali oleh kendaraan,” ujarnya.
Menurutnya, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas, terutama ketika hujan turun karena kondisi tanah di lereng bukit masih berpotensi mengalami longsor kecil.
Sementara itu, Camat Buahdua, Kiki Hakiki, mengatakan pihaknya segera turun ke lokasi setelah menerima laporan adanya longsoran batu di kawasan Ciberecek.
“Proses penanganan sudah dilakukan sejak malam dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Damkar Conggeang, petugas UPTD, Koramil, Polsek Buahdua hingga masyarakat setempat untuk mempercepat proses pembersihan,” katanya.
Selain membersihkan material batu dari badan jalan, petugas juga melakukan pembersihan saluran drainase yang tersumbat. Sumbatan tersebut diduga menjadi penyebab air meluap hingga membawa bebatuan ke badan jalan.
“Pagi ini kami bersihkan drainase yang menjadi penyebab longsor batu dan air ke jalan dengan gotong royong,” tuturnya.
Setelah dilakukan penanganan dan pembersihan, pemerintah Kecamatan Buahdua memastikan kondisi Jalan Conggeang–Buahdua telah kembali aman dilalui oleh pengguna jalan.
Pihak kecamatan juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur rawan longsor ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
(gun)







