RADARSUMEDANG.id, BANDUNG — Momentum arus mudik dan balik Lebaran menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk Partai Keadilan Sejahtera yang kembali menghadirkan posko mudik di sejumlah titik strategis. Selain menyediakan layanan bagi pemudik, PKS juga menekankan pentingnya keselamatan, kebersamaan, dan etika berlalu lintas selama perjalanan.
Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Barat, H Ridwan Solichin, SIP, MSi mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.
“Keselamatan harus menjadi yang paling utama dalam perjalanan mudik. Jangan memaksakan diri ketika lelah, karena itu bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Kang Rinso, sapaannya.
Ia menekankan bahwa tradisi mudik merupakan momen kebersamaan yang sangat bernilai bagi masyarakat Indonesia. Namun, menurutnya, kebahagiaan berkumpul dengan keluarga harus diawali dengan perjalanan yang aman dan tertib.
“Mudik adalah tradisi yang penuh makna, mempererat silaturahmi dan kebersamaan keluarga. Karena itu, perjalanan menuju kampung halaman harus dijalani dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Kang Rinso juga mengingatkan pentingnya etika berlalu lintas selama arus mudik dan balik, seperti mematuhi rambu-rambu, menjaga emosi saat menghadapi kemacetan, serta saling menghormati sesama pengguna jalan.

“Etika di jalan sangat penting. Kita harus saling menghargai, tidak saling mendahului secara berbahaya, dan tetap menjaga kesabaran. Ini bagian dari budaya tertib yang harus kita bangun bersama,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran posko mudik PKS di berbagai daerah, termasuk di Jawa Barat yang memiliki 14 titik posko di jalur strategis seperti Nagreg, juga menjadi bagian dari upaya mendukung keselamatan pemudik. Posko tersebut menyediakan tempat istirahat, layanan kesehatan, hingga fasilitas ramah keluarga untuk membantu pemudik memulihkan kondisi.
“Posko mudik kami siapkan agar pemudik bisa beristirahat dengan nyaman. Ketika kondisi fisik terjaga, risiko kecelakaan bisa ditekan dan perjalanan menjadi lebih aman,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menyebut bahwa pesan keselamatan dan kebersamaan ini merupakan bagian dari nilai kebangsaan yang terus didorong PKS dalam setiap program pelayanan kepada masyarakat.
“Kita ingin mudik ini tidak hanya menjadi perjalanan fisik, tetapi juga momentum memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan disiplin di ruang publik,” tuturnya.
Kang Rinsop pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama arus mudik dan balik Lebaran, sehingga perjalanan dapat berlangsung lancar dan semua pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat.
“Semoga seluruh pemudik diberikan kelancaran dan keselamatan, serta dapat berkumpul dengan keluarga dalam suasana yang penuh kebahagiaan,” tandasnya.(rik)





