Minat Balon Kades untuk Pilkades Saat Ini Tidak Seperti Dulu Lagi

oleh
oleh
Welly Sanjaya

RADARSUMEDANG.ID – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak akan digelar pada akhir tahun sekarang. Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Sumedang, Welly Sanjaya menilai, minat para bakal calon (Balon) Kades untuk maju di Pilkades saat ini tidak seperti yang dulu lagi.

 

“Berdasarkan beberapa komunikasi memang kemungkinan minat untuk Pilkades yang saat ini tidak seperti yang dulu lagi. Apalagi dengan kondisi berbagai aturan, berbagai penajaman regulasi yang kita ketahui bersama,” sebut Welly kepada RADARSUMEDANG.ID beberapa waktu lalu.

 

Dia menjelaskan, sekarang ini desa lebih fokus di pelayanan publik untuk kemasyarakatan. “Ya, ga tahu mungkin hasilnya kita lihat saja nanti. Seperti apa dan bagaimana, laporan dari beberapa desa (saat ini) mulai agak kurang peminatnya (untuk jadi calon Kades),” jelasnya.

 

Namun demikian, Welly belum bisa menyimpulkan seberapa persen penurunan minat calon Kades di momentum Pilkades sekarang dibandingkan sebelumnya. “Persentase tidak tahu, nanti kita lihat,” ucapnya.

 

Biasanya beberapa waktu menjalang Pilkades sudah ramai bermunculan dengan para bakal calon Kades. Berbeda dengan sekarang, masih belum muncul di beberapa desa. “Masih belum muncul yang calonnya memang vulgar untuk mencalonkan dari sekitar 90 desa,” ungkap Welly yang juga Kades Serang, Kecamatan Cimalaka.

 

Mengenai wilayah dengan gejolak paling tinggi terkait respon para balon Kades, juga relatif merata dengan dinamika yang hampir sama. Kecuali itu, di beberapa desa yang incumbent-nya tidak mencalonkan, itu sudah mulai ramai dan lebih menimbulkan gairah.

 

Khusus di Desa Serang yang juga akan menghadapi Pilkades serentak tahun ini, Welly menjawab secara diplomatis. “Bismillah. Insya Allah akan meneruskan sisa pembangunan yang belum terlaksana dengan tidak mengandalkan hanya DD,” ungkapnya.

 

Pihaknya akan tetap berupaya nantinya dengan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak demi kemajuan Desa Serang dan masyarakatnya. “Kita melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak-pihak swasta maupun instansi vertikal sendiri,” tutupnya. (tri)

No More Posts Available.

No more pages to load.