Wujudkan Pesantren Sehat dan Mandiri, GM PLN UID Jawa Barat Resmikan Bantuan Kantin Cahaya di Ponpes Al Mahmud Tanjungsari

oleh

RADARSUMEDANG.ID –Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Tanjungsari Kabupaten Sumedang, PLN UID Jawa Barat melalui YBM PLN secara resmi menyerahkan bantuan pembangunan sarana kantin cahaya bagi Pondok Pesantren Al Mahmud di Tanjungsari, Sumedang.

Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan ekosistem pesantren yang lebih higienis sekaligus mendorong kemandirian ekonomi lembaga pendidikan berbasis keagamaan. Kehadiran kantin baru ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sarana penunjang kenyamanan belajar bagi para santri.

Pembangunan kantin ini mengedepankan aspek kesehatan lingkungan dengan standar sanitasi yang baik. Dengan lingkungan yang bersih, para santri dapat mengonsumsi makanan yang terjamin kualitas dan kebersihannya, sehingga mendukung kesehatan fisik yang prima untuk menunjang aktivitas belajar yang padat.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo yang langsung meresmikan kantin cahaya menyampaikan, bantuan ini adalah bagian dari visi besar PLN untuk hadir di tengah masyarakat secara berkelanjutan.

“Pendidikan adalah fondasi masa depan, dan lingkungan yang sehat adalah syarat mutlak bagi proses belajar yang optimal. Melalui bantuan kantin di Ponpes Al Mahmud ini, kami ingin memastikan para santri memiliki fasilitas yang layak dan bersih. Ini adalah investasi sosial PLN untuk mencetak generasi unggul yang sehat lahir dan batin. Semoga dengan hadirnya sarana atau fasilitas yang memadai, kegiatan belajar akan semakin nyaman dan bekualitas,” ujarnya.

Selain fungsi kesehatan, kantin ini juga dirancang sebagai unit usaha pesantren. Pengelolaan kantin secara mandiri oleh pihak pondok akan menjadi sumber pendapatan tambahan yang bisa digunakan untuk pemeliharaan fasilitas maupun pengembangan program pendidikan santri.

Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah menambahkan bahwa sinergi antara infrastruktur kelistrikan dan pemberdayaan masyarakat terus menjadi prioritas di wilayah Sumedang.

“Kami melihat potensi besar di Ponpes Al Mahmud untuk berkembang secara mandiri. Kantin ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan motor ekonomi kecil yang dikelola oleh pesantren. Dengan adanya sarana ini, kami berharap pesantren dapat lebih berdaya secara finansial sambil tetap fokus pada misi utamanya yakni memberikan pendidikan terbaik bagi para santri,” ungkapnya di sela-sela acara peresmian.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Mahmud, KH Zamzam, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif PLN ini. Fasilitas ini dinilai sangat membantu dalam menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan memberikan pengalaman praktis bagi santri dalam mengelola unit usaha kecil di lingkungan pesantren.

Dengan peresmian ini, PLN berharap kolaborasi antara penyedia layanan publik dan lembaga pendidikan keagamaan dapat terus diperkuat guna menciptakan dampak positif yang nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat.(tri)

No More Posts Available.

No more pages to load.