- Jalan Ciherang–Kareumbi diperbaiki sementara melalui gotong royong.
- Lokasi perbaikan berada di tanjakan Cilayung, Sumedang Selatan.
- Perbaikan permanen sudah dianggarkan, namun terkendala cuaca dan administrasi.
- Warga, pemerintah desa, kecamatan, dan Dinas PUTR terlibat dalam kegiatan.
- Langkah darurat ini untuk mengurangi risiko kecelakaan pengguna jalan.
RADARSUMEDANG.id, KOTA – Kondisi ruas Jalan Ciherang–Kareumbi tepatnya di tanjakan Cilayung, perbatasan Desa Margalaksana dan Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, diperbaiki sementara melalui kegiatan gotong royong, pada Minggu (19/4).
Perbaikan ini dilakukan sebagai langkah darurat sebelum dilaksanakan perbaikan permanen pada jalur yang menghubungkan kedua desa di kawasan pegunungan Kareumbi tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumedang, Andri Indra, menyampaikan bahwa perbaikan permanen jalan tersebut sebenarnya telah masuk dalam anggaran tahun ini.
Namun, pelaksanaannya masih terkendala proses administrasi serta tingginya curah hujan.
“Tahun ini sudah dianggarkan untuk perbaikan jalan ini. Prosesnya sedang berjalan, namun karena curah hujan masih tinggi, perbaikan permanen belum bisa dilakukan. Sementara itu, kondisi jalan di tanjakan ini cukup membahayakan pengguna, sehingga dilakukan perbaikan sementara secara gotong royong,” ujarnya.
Kegiatan tersebut melibatkan warga setempat bersama Dinas PUTR, Pemerintah Kecamatan Sumedang Selatan, serta pemerintah desa terkait. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Andri menambahkan, perbaikan jalan dilakukan secara bertahap. Pada tahun sebelumnya, sebagian ruas jalan dari arah Desa Margalaksana telah diperbaiki, dan tahun ini akan dilanjutkan menuju Desa Mekarrahayu, termasuk penanganan di turunan Cilayung.
“Perbaikan dilakukan bertahap. Tahun lalu sebagian sudah diperbaiki, dan tahun ini dilanjutkan, khususnya di turunan Cilayung,” katanya.
Andri menjelaskan, kondisi turunan yang curam di lokasi tersebut cukup berisiko, terutama karena banyak warga yang menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi utama.
“Dengan adanya perbaikan sementara ini, diharapkan jalan lebih aman dilalui sebelum dilakukan pengaspalan secara permanen,” tuturnya.
(gun)





