Shoutul Harokah Gelar Konser Wakaf, Kobarkan Solidaritas untuk Palestina

oleh
H Ridwan Solichin (kanan) bersama para personel Shoutul Harokah lainnya di sela sela konser wakaf untuk Palestina, Minggu 3 Mei 2026 (@ridwansolichin)

RADARSUMEDANG.id, JAKARTA — Konser Wakaf untuk Palestina yang menghadirkan grup nasyid legendaris Shoutul Harokah sukses digelar di Andalucia Hall, Menara ESQ 165, Jakarta, Minggu (3/5/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini menjadi ajang kolaborasi dakwah, seni, dan kemanusiaan dalam menggalang dukungan bagi rakyat Palestina.

Acara yang diinisiasi Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al-Aqsa (KPIPA) bersama Wakaf Orbit tersebut mengusung skema wakaf produktif sebagai instrumen utama penggalangan dana.

Sekitar 700 peserta hadir secara langsung, sementara lebih dari 200 lainnya mengikuti melalui siaran daring. Antusiasme terlihat sejak awal hingga sesi penutup bertajuk “Last Session: HADAPILAH” yang menjadi puncak acara.

Sejumlah penampil turut memeriahkan konser, di antaranya munsyid asal Palestina Muhammad Fayez Al-Ghoul (Syeikh Fayez) serta grup Anak Bershalawat. Penampilan Shoutul Harokah membawakan lagu-lagu perjuangan seperti Merah Saga, Indonesia Memanggil, hingga Palestina Tercinta sukses membakar semangat peserta.

@elsamasyita

Salah seorang personel Shoutul Harokah, Ridwan Solichin atau yang akrab disapa Kang Rinso, menegaskan bahwa musik nasyid bukan sekadar hiburan, melainkan media perjuangan.

“Kami ingin menghadirkan energi kepedulian melalui karya. Nasyid adalah sarana dakwah sekaligus penguat solidaritas umat untuk Palestina,” ujar Kang Rinso.

“Perjuangan ini tidak boleh berhenti. Melalui konser seperti ini, kita ingin mengajak masyarakat terlibat, termasuk lewat wakaf produktif yang manfaatnya berkelanjutan,” tambahnya.

Grup nasyid legendaris Shoutul Harokah menggelar Konser Wakaf untuk Palestina di Andalucia Hall, Menara ESQ 165, Minggu (3/5/2026) (facebook.com/ShoutulHarokahNasyid)

Selain konser, kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan kondisi terkini Palestina oleh Nurjanah Hulwani serta literasi wakaf oleh Bannasari.

Diketahui, Shoutul Harokah yang berdiri sejak 2001 tetap aktif dengan formasi sekitar tujuh personel, di antaranya Ridwan Solichin, Cecep Dian Hidayat, dan Hilman Rosyad Sihab. Pada 2026, mereka juga merilis lagu terbaru berjudul Al-Aqsha Haqqunaa yang didedikasikan untuk menguatkan seruan kemerdekaan Palestina.

Melalui konser ini, semangat solidaritas diharapkan terus tumbuh, menjadikan seni sebagai jembatan kepedulian global terhadap perjuangan rakyat Palestina.(rik)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.