- Pentas PAI SD tingkat Kabupaten Sumedang 2026 resmi digelar di Pusdai Sumedang.
- Diikuti sekitar 1.700 peserta dari berbagai unsur dan kecamatan.
- Mempertandingkan 9 cabang lomba keagamaan.
- Ajang ini menjadi sarana pembentukan karakter dan pengembangan bakat siswa.
- Pemenang akan mewakili Sumedang ke tingkat Provinsi Jawa Barat.
KOTA – Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Sumedang tahun 2026 resmi dimulai.
Sebanyak sekitar 1.700 peserta yang terdiri dari peserta lomba, kontingen defile, panitia, serta tamu undangan dari berbagai unsur memenuhi area Pusdai Sumedang di kompleks Islamic Center, Selasa (5/5/2026).
Ketua Panitia Pentas PAI tingkat Kabupaten Sumedang, Jejen Jamiludin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, bakat, dan minat di bidang pendidikan agama Islam.
“Pentas PAI merupakan upaya dalam menjaring dan mengembangkan potensi peserta didik di bidang keagamaan, sekaligus menjadi sarana pembentukan karakter seperti sportivitas, kejujuran, serta ukhuwah Islamiyah antar siswa,” ujarnya kepada Radar Sumedang.
Pada tahun ini, Pentas PAI SD mempertandingkan sembilan cabang lomba, yakni Lomba Cerdas Cermat PAI (LCC PAI), Lomba Da’i Cilik (LDC), Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), Lomba Kaligrafi Islami (LKI), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Lomba Praktik Shalat Berjamaah (LPSB), Lomba Seni Qasidah Rebana (LSQR), Lomba Praktik Adzan (LPA), serta Bintang Vokalis Religi (BVR).
Kegiatan ini mengusung tema “Dengan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam, Mari Kita Wujudkan Sumber Daya Manusia Islami dan Berkarakter.”
Jejen menambahkan, Pentas PAI juga menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan pendidikan agama Islam di sekolah dasar, baik dari aspek pengetahuan, pemahaman, hingga pengamalan.
Ia menyebut kegiatan ini memiliki dasar hukum yang kuat, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta berbagai peraturan terkait pendidikan agama.
“Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan peserta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Sumedang pada ajang tingkat Provinsi Jawa Barat yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026 di Kota Bekasi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai Pentas PAI merupakan upaya strategis dalam menjaring sekaligus mengembangkan potensi peserta didik di bidang keagamaan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat sangat penting dalam memberikan pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan.
“Di era digital saat ini, peran guru sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya generasi Alpha yang sangat akrab dengan teknologi. Pendidikan agama menjadi fondasi utama dalam membangun karakter mereka,” katanya.
Fajar juga berpesan agar para pendidik terus semangat dalam membentuk karakter anak di bidang keagamaan serta memberikan pendampingan yang maksimal.
“Generasi sekarang lebih kreatif. Bapak dan Ibu harus memberikan kesabaran dan kekuatan agar lahir insan-insan unggul yang cerdas dan saleh,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya peran pendidik dan pemerintah daerah dalam mengarahkan anak-anak di tengah perkembangan pesat media sosial dan teknologi.
(jim)





