RADARSUMEDANG.id, KOTA – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti acara pelepasan siswa kelas XII MA Plus Al Munir Sumedang bertajuk Paturay Tineung yang digelar di kampus madrasah di Jalan Pager Betis, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, Kamis (21/5/2026).
Sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB, para siswa kelas XII mulai memadati area kegiatan. Selain dihadiri seluruh siswa kelas XII, acara tersebut juga dihadiri para orang tua wali siswa, jajaran dewan guru, komite sekolah, perwakilan yayasan, bhabinkamtibmas hingga tamu undangan lainnya.
Nuansa tradisional Sunda begitu terasa dalam kegiatan tersebut. Para siswa tampil kompak mengenakan seragam batik, sementara siswi tampil anggun menggunakan kebaya. Kehadiran upacara adat Sunda lengkap dengan penari dan Ki Lengser semakin menambah kekhidmatan suasana pelepasan.
Prosesi adat menjadi simbol resmi pelepasan siswa kelas XII oleh pihak madrasah. Setelah prosesi penjemputan secara adat, dua perwakilan siswa putra dan putri menjalani sungkeman kepada Kepala Madrasah dengan diiringi musik instrumental serta lantunan wejangan yang menyentuh hati. Tidak sedikit orang tua maupun siswa yang tampak meneteskan air mata haru.
Acara pelepasan juga diwarnai pengumuman siswa berprestasi dari dua rombongan belajar berdasarkan akumulasi nilai rata-rata sejak kelas X hingga kelas XII.
Untuk kelas XII-2, Juara pertama diraih Anjani Dewantari dengan total nilai 1884, disusul Reva Amalia dengan nilai 1840 dan Siti Aisyah dengan nilai 1796.
Sedangkan untuk kelas XII-1, juara pertama diraih Elva Maesaroh dengan total nilai 1839, disusul Evi dengan nilai 1807 dan Sheina Alus Muliya dengan nilai 1783.

Suasana semakin meriah ketika para siswa kelas X dan XI menampilkan berbagai kreasi seni di sela acara. Beragam penampilan tari tradisional hingga hiburan modern berhasil menghibur para tamu undangan. Tidak hanya siswa, para guru juga turut menampilkan kreativitas melalui penampilan tari dan rampak kendang dari tim Srikandi yang beranggotakan ibu-ibu guru.
Kepala MA Plus Al Munir Sumedang, H Budiman, SPd, MM dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh siswa, guru, dan orang tua atas perjalanan pendidikan selama tiga tahun terakhir.
“Selamat kepada para siswa yang telah menyelesaikan perjuangannya selama tiga tahun ini. Saya mengapresiasi para guru atas dedikasi dan kesabarannya selama menjalankan tugas sebagai pendidik. Semoga menjadi amal saleh di sisi Allah SWT. Terima kasih juga kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan putra-putrinya belajar di madrasah ini,” ujarnya.
H Budiman menegaskan bahwa meskipun berada di wilayah pinggiran kota, sejak berdiri pada tahun 2009 madrasah tersebut terus menunjukkan prestasi yang membanggakan. Salah satunya melalui keberhasilan siswa yang lolos ajang Olimpiade Mata Pelajaran Indonesia (OMI) 2026 hingga tingkat nasional mewakili Jawa Barat.
“Walaupun sekolah ini berada di pinggiran kota, tetapi Alhamdulillah banyak mencetak siswa berprestasi. Kemarin ada siswa kami yang lolos OMI 2026 hingga tingkat nasional mewakili Jawa Barat. Ini membuktikan bahwa siswa madrasah juga mampu bersaing,” katanya.
Ia juga berpesan kepada seluruh lulusan agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan kehidupan. Menurutnya, lulusan madrasah harus memiliki rasa percaya diri dan optimisme, baik ketika memilih bekerja maupun melanjutkan kuliah.
“Jangan pernah berputus asa. Di mana pun kalian berada harus percaya diri dan optimistis untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Dalam menghadapi perkembangan dunia kerja dan kebutuhan zaman, pihak madrasah kini mulai memperkuat pendidikan berbasis vokasi dan life skill. Salah satunya melalui kerja sama dengan BLK Sumedang untuk program pelatihan dan magang kerja ke Jepang.
Ia menyebutkan, saat ini sudah ada tujuh siswa yang mengikuti proses seleksi program tersebut. Selain itu, siswa juga didorong mengikuti berbagai pelatihan keterampilan lain yang tersedia di BLK Sumedang yang kini memiliki peminat sangat tinggi.
“Contohnya pelatihan barista sekarang peminatnya sangat besar, mencapai sekitar 1.300 peserta sementara yang kuota yang tersedia hanya sekitar 200 orang. Ini menjadi peluang bagi siswa untuk memiliki keterampilan tambahan,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, kepala madrasah menyampaikan wejangan dengan menyanyikan lagu Sunda berjudul Jang yang semakin membuat suasana pelepasan dipenuhi rasa haru dan kebersamaan.
Sementara itu, Ketua Komite MA Plus Al Munir Sumedang, Dr Subarna, MPd, AIFO menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran madrasah atas dedikasi dalam membangun kualitas pendidikan.
Menurutnya, MA Plus Al Munir Sumedang telah menjadi salah satu madrasah yang layak menjadi pilihan masyarakat, khususnya di kawasan Pager Betis dan sekitarnya. Hal itu dibuktikan dengan kualitas lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh siswa kelas XII yang telah menyelesaikan pendidikannya. Kami juga mengapresiasi seluruh jajaran madrasah yang terus berdedikasi menjadikan MA Plus Al Munir sebagai madrasah yang berkualitas dan dipercaya masyarakat,” katanya.(rik)





