BERITA SINGKAT
- DLHK Sumedang mempercepat pembenahan Tahura Gunung Kunci dan Tahura Palasari.
- Perbaikan jogging track dan pemasangan pagar pengaman di Gunung Kunci telah selesai.
- Penataan area parkir dan revitalisasi taman bermain anak menjadi fokus berikutnya.
- Di Tahura Palasari telah dibangun dua unit toilet dan area parkir baru.
- Tiket tetap terjangkau, mulai Rp5.000 untuk pelajar dan Rp10.000 untuk dewasa dengan akses ke dua lokasi wisata.
RADARSUMEDANG.id, KOTA – Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) terus mempercepat pembenahan kawasan wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Kunci dan Tahura Palasari. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung yang berwisata di kawasan hijau yang berada di pusat kota Sumedang.
Kepala Bidang Kehutanan DLHK Kabupaten Sumedang, Amalia Hermayanti, mengatakan pihaknya tengah menuntaskan sejumlah pekerjaan perbaikan fasilitas secara bertahap di kedua destinasi wisata tersebut.
“Kami terus melakukan pembenahan di Tahura Gunung Kunci. Tim sudah menyelesaikan perbaikan jogging track dan memasang pagar pengaman di area luar kawasan,” kata Amalia saat ditemui di Tahura Gunung Kunci, Jumat (29/5/2026).
Menurut Amalia, saat ini DLHK memprioritaskan empat titik penting yang membutuhkan penataan. Dari target tersebut, dua titik telah selesai dikerjakan sepenuhnya. Selanjutnya, pembenahan akan difokuskan pada area parkir dan taman bermain yang menjadi lokasi favorit bagi keluarga.
Beberapa fasilitas yang tengah dibenahi di Tahura Gunung Kunci meliputi jogging track untuk menunjang aktivitas olahraga masyarakat, pemasangan pagar kawasan, penataan areal parkir, serta revitalisasi taman bermain anak-anak.
“Insyaallah, bulan ini seluruh fasilitas di Gunung Kunci akan beres. Bagi kami, keselamatan pengunjung adalah prioritas utama,” ujarnya.
Tidak hanya di Gunung Kunci, DLHK juga mulai melakukan pengembangan di kawasan Tahura Palasari. Saat ini pemerintah telah membangun dua unit toilet di area atas serta menyediakan lahan parkir di bagian bawah kawasan.
Selain itu, DLHK berencana mengaktifkan kembali pos loket pembayaran di Palasari sebagai bagian dari upaya optimalisasi pengelolaan wisata.
Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan sistem pengelolaan yang lebih terintegrasi sehingga wisatawan tidak hanya berkunjung ke satu lokasi, tetapi juga dapat menikmati seluruh potensi wisata yang ada di kawasan Palasari.
Meski berbagai fasilitas terus ditingkatkan, pengelola memastikan harga tiket masuk tetap terjangkau bagi masyarakat.
“Kabar baiknya, satu tiket sudah mencakup akses ke dua lokasi sekaligus, yaitu Gunung Kunci dan Palasari. Pengunjung bisa menikmati dua destinasi wisata dengan harga tiket pelajar atau anak-anak hanya Rp5.000, sedangkan dewasa Rp10.000 per orang. Kami berharap dengan wajah baru ini, Tahura Gunung Kunci dan Palasari siap menjadi destinasi wisata hijau unggulan di Sumedang,” kata Amalia.
Penulis: Jim





