Dugaan Perampokan Minimarket di Cimalaka Viral, Dua Karyawati Terluka dan Pelaku Diamankan

oleh
: Pelaku dugaan perampokan minimarket digiring polisi ke Mapolsek Cimalaka, Kamis (4/6). Akibat peristiwa tersebut dua karyawan perempuan mengalami luka senjata tajam.

BERITA SINGKAT

  • Dugaan perampokan terjadi di sebuah minimarket di Desa Mandalaherang, Kecamatan Cimalaka, Kamis (4/6).
  • Dua karyawan perempuan mengalami luka akibat terkena senjata tajam saat peristiwa berlangsung.
  • Terduga pelaku berpura-pura menjadi pembeli sebelum mengancam korban menggunakan pisau.
  • Pelaku sempat terjebak di dalam gudang minimarket dan dikepung warga sebelum diamankan polisi.
  • Polres Sumedang masih mendalami motif serta kemungkinan keterlibatan pelaku lain.

RADARSUMEDANG.id, CIMALAKA – Dugaan aksi perampokan terjadi di sebuah minimarket yang berlokasi di Jalan Raya Bandung–Cirebon, Desa Mandalaherang, Kecamatan Cimalaka, Kamis (4/6) sekitar pukul 07.00 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, dua orang karyawan perempuan mengalami luka pada bagian tangan dan pelipis akibat terkena senjata tajam. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis setelah kejadian berlangsung.

Insiden tersebut sempat viral di media sosial setelah beredar sejumlah video yang memperlihatkan kondisi korban yang menangis sambil menunjukkan luka di tangannya. Dalam video lain, terduga pelaku terlihat terjebak di dalam gudang minimarket setelah dikepung warga dan petugas keamanan.

Salah seorang warga sekitar, Yayat Waluya, mengatakan berdasarkan informasi yang diperolehnya dari korban, pelaku awalnya berpura-pura menjadi pembeli dan hendak membeli rokok.

“Menurut keterangan korban, pelaku datang seorang diri dan berpura-pura membeli rokok. Namun kemudian pelaku mengancam korban menggunakan pisau dapur,” ujar Yayat.

Setelah mendapat ancaman tersebut, korban langsung berlari keluar untuk menyelamatkan diri. Sementara itu, pelaku masuk ke area gudang minimarket. Informasi kejadian dengan cepat menyebar ke masyarakat sekitar sehingga warga berdatangan dan mengepung lokasi.

“Warga yang mengetahui kejadian itu sempat emosi dan hampir melakukan tindakan main hakim sendiri. Namun situasi berhasil dikendalikan oleh aparat kepolisian, TNI, dan warga lainnya. Pelaku juga sempat berusaha melarikan diri dengan naik ke bagian atas bangunan,” katanya.

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa seorang terduga pelaku bernama Fadil telah berhasil diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Sumedang bersama Polsek Cimalaka.

“Alhamdulillah, Polres Sumedang berhasil mengamankan satu orang pelaku tindak pencurian di TKP Alfamart wilayah Cimalaka yang sempat viral di media sosial. Pelaku melukai tangan seorang wanita yang merupakan korban. Pelaku berhasil diamankan kurang lebih dalam waktu satu jam setelah kejadian,” ujar Sandityo di Mapolres Sumedang.

Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memberikan keterangan rinci terkait motif maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut. Saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus.

“Tersangka masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan. Kami akan mendalami motif serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat. Untuk sementara, baru satu orang yang berhasil diamankan,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, korban berinisial F (23), yang merupakan kasir minimarket, mengalami luka pada bagian tangan dan telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Cimalaka.

“Korban merupakan kasir yang menjadi sasaran pelaku. Tangannya mengalami luka akibat terkena pisau. Saat ini korban sudah mendapatkan penanganan medis dan dibawa ke rumah sakit,” ucap Sandityo.

Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aksi yang diduga sebagai percobaan perampokan tersebut.

DIGIRING : Terduga pelaku dugaan perampokan minimarket digiring petugas kepolisian menuju Mapolsek Cimalaka, Kamis (4/6). Dalam peristiwa tersebut dua karyawan perempuan mengalami luka akibat senjata tajam.

(gun)

No More Posts Available.

No more pages to load.