RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Sekolah Insan Sejahtera Sumedang yang terdiri dari SDIT, SMPIT, dan SMAIT menggelar acara pelepasan siswa bertajuk “Symphony of Dream” yang berlangsung meriah sekaligus khidmat di Ballroom Graha Asia Plaza Sumedang, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang menjadi momen kelulusan bagi siswa dari tiga jenjang pendidikan tersebut dikemas dengan perpaduan seremoni wisuda dan persembahan karya siswa yang menghibur para tamu undangan, orang tua, serta civitas akademika Sekolah Insan Sejahtera.
Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera, Hj Yani Citraeni, SE., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, pelaksanaan graduation Sekolah Insan Sejahtera sekaligus performance siswa yang dikemas dengan tema Symphony of Dream berjalan khidmat sekaligus menghibur di Ballroom Asia Plaza Sumedang,” ujarnya.
Acara diawali dengan arahan Ketua Yayasan Mitra Insan Sejahtera, Moh Thoriq Z, ST., MM., dan secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, SH., M.Kn.
Berbagai penampilan seni siswa berhasil memukau hadirin. Mulai dari ansambel angklung hingga pertunjukan opera yang dikemas secara apik dengan dukungan aransemen khusus dari pelatih angklung Vidy Sepdianz.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya penyanyi seriosa nasional Christopher Abimanyu yang tampil sebagai bintang tamu spesial. Penyanyi yang juga dikenal sebagai salah satu pengisi tetap acara di Kedutaan Besar China di Indonesia tersebut membawakan lagu inspiratif One Moment in Time yang mendapat sambutan hangat dari para peserta dan tamu undangan.

Hj Yani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Jazakumullah atas semua kontribusi dan partisipasi semua pihak atas terselenggaranya kegiatan ini. Barakallah kepada seluruh wisudawan. Siapkan langkah dan semangat menuju babak baru pendidikan selanjutnya,” katanya.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Mitra Insan Sejahtera Moh. Thoriq Z, ST., MM memberikan pesan inspiratif kepada para lulusan dalam pidato berbahasa Inggris agar terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Menurutnya, orang-orang yang tidak pernah berhenti belajar akan menjadi pribadi yang mampu membentuk masa depan yang lebih baik.
Ia menekankan pentingnya menguasai sejumlah keterampilan yang dibutuhkan di era global. Salah satunya adalah kemampuan berbahasa Inggris yang disebutnya sebagai kunci pembuka berbagai peluang di dunia. Selain itu, para siswa juga harus memahami dan mengikuti perkembangan teknologi terkini, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
“Teknologi dan AI akan menjadi kampus pembelajaran, alat bantu, bahkan sekaligus kompetitor kita di masa depan. Karena itu, kita harus terus mengasah kemampuan berpikir kritis agar mampu memecahkan berbagai persoalan serta memiliki kepercayaan diri dalam berkomunikasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Moh Thoriq mengingatkan bahwa kecakapan akademik dan teknologi harus diimbangi dengan karakter yang kuat. Ia berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga integritas dan keimanan kepada Allah SWT sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan.
“Dengan bekal ilmu, kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, komunikasi yang baik, integritas, dan iman yang kuat, insya Allah para lulusan akan mampu berdiri teguh dan menghadapi berbagai tantangan di mana pun berada,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk memasuki tahapan kehidupan yang lebih tinggi.
“Wisuda bukan akhir. Wisuda adalah titik awal dimulainya babak baru kehidupan. Setelah menyelesaikan satu jenjang pendidikan, anak-anak akan melangkah ke jenjang berikutnya, baik melanjutkan sekolah, kuliah maupun memasuki dunia kerja. Karena itu semangat belajar harus terus dijaga sepanjang hayat,” ujarnya.
Wabup Fajar menilai perkembangan teknologi digital saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai agama, moral, disiplin, tanggung jawab, dan akhlak yang baik.
Ia juga mengajak para orang tua untuk terus mempersiapkan putra-putrinya menghadapi tantangan global melalui penguasaan teknologi, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan berbahasa.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumedang menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah karena investasi pendidikan merupakan kunci dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Fajar turut menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Mitra Insan Sejahtera, para kepala sekolah, guru, dan orang tua yang telah mendidik serta membimbing para siswa hingga mencapai tahap kelulusan.
Kepada para siswa yang dilepas, ia berpesan agar terus menjaga semangat belajar dan tidak takut untuk bermimpi besar demi meraih masa depan yang lebih baik.(rik/rls)





