RADARSUMEDANG.id, JATINANGOR – Peringatan Hari Rusia 2026 turut dirasakan masyarakat Indonesia. Melalui Russian House in Indonesia, perayaan Hari Rusia digelar di kawasan wisata Jatinangor National Park (Jans Park), Kecamatan Jatinangor, Sabtu (13/6).
Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari para pengunjung yang tengah berwisata bersama keluarga maupun teman sekolah.
Beragam perlombaan dan permainan tradisional disuguhkan untuk memeriahkan acara, mulai dari tarik tambang, balap karung, estafet balon, tebak ikon Rusia, face painting, hingga sesi foto bersama warga Rusia yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Para wisatawan yang datang dari berbagai daerah tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Selain mengikuti lomba, pengunjung juga menikmati suasana kawasan wisata yang dihiasi bendera Rusia.
Direktur Russian House in Indonesia, Nikita Sergeevich Shilikov, mengatakan perayaan Hari Rusia sengaja digelar agar dapat dirasakan masyarakat Indonesia sekaligus menciptakan suasana persatuan dan persahabatan antara kedua negara.
“Saat ini kami merayakan Hari Rusia yang merupakan hari libur nasional Federasi Rusia. Kami ingin melibatkan sebanyak mungkin masyarakat dalam kegiatan ini dan menciptakan suasana persatuan serta persahabatan. Kami juga menghadirkan berbagai permainan Rusia dan Indonesia karena budaya kedua negara memiliki banyak kesamaan,” ujarnya.
Menurut Nikita, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan hubungan persahabatan antarbangsa, memperkuat kerja sama, serta memberikan pemahaman yang lebih baik kepada generasi muda Indonesia mengenai Rusia dan budayanya.
“Ide utamanya adalah memperkuat persahabatan antarbangsa, menciptakan landasan bersama untuk kerja sama, dan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada generasi muda Indonesia tentang Rusia, budaya, serta kerja sama yang telah terjalin,” katanya.
Pemilihan Jans Park sebagai lokasi perayaan juga bukan tanpa alasan. Destinasi wisata tersebut memiliki sejumlah replika bangunan yang menyerupai bangunan bersejarah di Rusia, termasuk Katedral Santo Basil (St. Basil’s Cathedral) dan kompleks Kremlin Moskow.
Menurut Nikita, keberadaan replika bangunan khas Rusia tersebut menjadi nilai tambah yang membuat perayaan Hari Rusia di Indonesia terasa lebih istimewa.
“Sangat menarik melihat adanya replika bangunan bersejarah Rusia di Indonesia. Ini menunjukkan masyarakat Indonesia cukup mengenal budaya dan arsitektur Rusia. Hal tersebut membuat acara hari ini menjadi semakin spesial,” ungkapnya.
Sementara itu, wisatawan asal Kalibata, Jakarta Selatan, Rizki Reza, mengaku senang dapat ikut memeriahkan perayaan Hari Rusia yang diisi berbagai perlombaan tradisional.
“Pas masuk langsung tertarik dengan kegiatan Hari Rusia. Saya ikut tarik tambang dan beberapa lomba lainnya. Seru dan ada hadiahnya juga,” katanya.
Hal serupa disampaikan wisatawan asal Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Diki Hariadi. Bersama teman-teman sekolahnya, ia mengikuti lomba balap karung yang identik dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.
“Lombanya unik karena mirip dengan perlombaan saat perayaan 17 Agustus. Orang-orangnya juga ramah dan budayanya sangat menarik,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Rusia yang telah terjalin selama ini dapat terus berkembang di berbagai bidang. (gun)





