Prabu Combat Series 2026 Hadirkan Muay Thai dan Influencer Fight, Diikuti 94 Petarung dari 11 Daerah

oleh
Dua influencer, Cuwok (kiri) asal Sumedang dengan Fauzi Nasution (kanan) asal Bandung saat saling tatap dan akan bertarung di ring yang telah disiapkan oleh Prabu Combat Series 2026 Muaythai di GOR Tadjimalela, Sabtu 20 Juni 2026.

BERITA SINGKAT

  • Prabu Combat Series 2026 kembali digelar di Sumedang dengan menghadirkan cabang olahraga Muay Thai.
  • Event berlangsung di GOR Tadjimalela pada Minggu, 21 Juni 2026, dan diikuti 94 petarung dari 11 daerah.
  • Selain pertandingan atlet, panitia menghadirkan laga influencer fight yang diprediksi menjadi partai unggulan.
  • Pertandingan dibagi dalam kategori amatir, amatir profesional (ampro), dan elite.
  • Ajang ini bertujuan memberikan wadah bagi atlet combat sports untuk menambah pengalaman bertanding.

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Ajang olahraga tarung bertajuk Prabu Combat Series 2026 kembali digelar di Kabupaten Sumedang. Berbeda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang mempertandingkan cabang olahraga tinju, tahun ini panitia menghadirkan Muay Thai sebagai nomor utama yang akan berlangsung di GOR Tadjimalela, Minggu (21/6/2026).

Promotor Prabu Combat Series 2026, Alfitra Ramdani Munir, mengatakan penyelenggaraan tahun ini menjadi langkah baru dalam upaya mengembangkan olahraga combat sports di Sumedang. Event tersebut melibatkan puluhan petarung dari berbagai daerah di Jawa Barat dan luar daerah.

“Ini menjadi langkah baru bagi kami untuk mengembangkan combat sports di Sumedang. Tahun lalu kami menggelar boxing, sekarang kami menghadirkan Muay Thai dengan cakupan peserta yang lebih luas,” ujar Fitra, sapaan akrab Alfitra, saat konferensi pers di GOR Tadjimalela, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Fitra, Muay Thai memiliki karakteristik berbeda dibandingkan tinju karena menggunakan delapan titik serangan yang dikenal dengan istilah the art of eight limbs.

“Kalau Muay Thai ada delapan elemen tubuh yang digunakan untuk menyerang, yaitu dua tangan, dua siku, dua lutut dan dua kaki. Itu yang membedakannya dengan boxing,” jelasnya.

Selain menyajikan pertandingan antar atlet, Prabu Combat Series 2026 juga akan menghadirkan laga influencer fight yang diprediksi menjadi salah satu partai paling dinantikan penonton.

Salah satu influencer yang akan bertanding adalah Fauzi Nasution asal Bandung yang memiliki jutaan pengikut di media sosial. Ia akan berhadapan dengan influencer asal Sumedang yang memiliki lebih dari 200 ribu pengikut di Instagram.

“Keduanya sudah menjalani sesi konferensi pers dan masih menyimpan strategi masing-masing. Ini menjadi salah satu laga yang cukup ditunggu penonton,” kata Fitra.

Prabu Combat Series 2026 diikuti sebanyak 94 peserta dari 11 kota dan kabupaten, yakni Sumedang, Bekasi, Karawang, Ciamis, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Jakarta, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, serta Bogor.

Untuk kategori putri, panitia menyiapkan empat partai pertandingan yang akan mempertemukan delapan atlet perempuan.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB. Tiket masuk dibanderol Rp35 ribu untuk tribun reguler dan Rp70 ribu untuk kategori VVIP, baik pembelian secara daring maupun langsung di lokasi acara.

Fitra menjelaskan, tujuan utama penyelenggaraan event tersebut adalah memberikan ruang dan kesempatan bertanding bagi para atlet olahraga tarung, khususnya di Kabupaten Sumedang.

“Sebelumnya kami bekerja sama dengan Pertina untuk cabang tinju. Sekarang bersama Muay Thai Indonesia. Ke depan kami ingin mewadahi seluruh cabang combat sports seperti pencak silat, karate, tinju dan Muay Thai,” ujarnya.

Ia menilai para atlet olahraga tarung masih membutuhkan lebih banyak kesempatan bertanding untuk menambah pengalaman sekaligus meningkatkan kemampuan mereka.

“Selama ini banyak atlet yang kekurangan kesempatan bertanding. Karena itu kami ingin menyediakan wadah agar mereka bisa menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan. Harapannya event ini bisa rutin digelar minimal satu kali setiap tahun,” katanya.

Dalam Prabu Combat Series 2026, pertandingan dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu amatir, amatir profesional (ampro), dan elite.

Kategori amatir diperuntukkan bagi atlet yang masih minim pengalaman bertanding. Sementara kategori elite diisi atlet-atlet berpengalaman yang pernah tampil pada ajang tingkat daerah maupun nasional seperti Porprov, Porda hingga PON.

“Untuk kategori elite, atlet bertanding tanpa body protector sehingga tingkat kompetisinya lebih tinggi. Sedangkan pada kategori tertentu masih menggunakan perlengkapan pelindung seperti head guard dan pelindung lainnya sesuai regulasi pertandingan,” jelas Fitra.

Sementara itu, kategori amatir profesional (ampro) akan diikuti empat petarung yang terdiri dari tiga atlet putra dan satu atlet putri. Kategori tersebut diprediksi menjadi salah satu partai unggulan yang menarik perhatian penonton dalam gelaran Prabu Combat Series 2026.

Penulis: Jim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.