RADARSUMEDANG.ID – PKBM Cendikia Purnama Sumedang berkolaborasi bersama warga Lingkungan Tegalkalong melaksanakan kegiatan bakti sosial (Baksos) pada Minggu, 21 Juni 2026. Kegiatan dimaksud dilaksanakan di wilayah Tegalkalong, RT 04/RW 09, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.
Baksos melibatkan para murid PKBM Cendikia Purnama dan warga Lingkungan Tegalkalong, bergotong royong membersihkan lahan kosong luasnya sekitar 7×10 meter. Kepala PKBM Cendikia Purnama, Erwin Suherlan mengatakan, kegiatan gotong-royong membersihkan lahan kosong ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat.
Selain untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, juga menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, dan semangat gotong-royong kepada warga belajar. “Melalui kegiatan ini, peserta didik dapat belajar berkontribusi langsung kepada masyarakat serta memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” sebut Erwin.
Sementara itu, salah seorang Warga Lingkungan Tegalkalong, Dedi Junaedi menyampaikan apresiasi kegiatan gotong-royong bersih-bersih lahan kosong yang dilaksanakan PKBM Cendikia Purnama bersama masyarakat. Kegiatan ini membuat lingkungan menjadi lebih bersih, nyaman, dan sehat, sekaligus mempererat hubungan antara warga dan peserta yang terlibat.
“Saya sangat mengapresiasi. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin agar kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat,” ungkap Dedi.
Mereka menambahkan, maksud dan tujuan kegiatan dimaksud dilaksanakan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Menumbuhkan semangat gotong-royong serta mempererat hubungan antara warga belajar PKBM Cendikia Purnama dengan masyarakat sekitar.
Sehingga dengan melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. “Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian sosial, dan menjadikan budaya gotong royong sebagai kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari,” tutup mereka. (tri)





