RADARSUMEDANG.id, JATINANGOR – Pemerintah Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, secara rutin melaksanakan kegiatan pembabatan rumput liar di kawasan Tugu Perbatasan Sumedang-Bandung.
Kegiatan tersebut dilakukan bersama unsur tiga pilar desa, anggota Linmas, warga, serta mendapat dukungan dari Pemerintah Kecamatan Jatinangor.
Kepala Desa Cibeusi, Jajang, mengatakan pembersihan dilakukan karena rumput liar yang tumbuh di sekitar tugu perbatasan kerap mengganggu keindahan kawasan dan menciptakan kesan kurang terawat pada salah satu pintu masuk Kabupaten Sumedang.
“Kami sebenarnya masih bingung ini menjadi tanggung jawab siapa. Seharusnya ada dinas terkait yang menangani pemeliharaannya. Namun jika dibiarkan, rumput liar akan terus tumbuh dan mengganggu estetika lingkungan, apalagi ini merupakan kawasan perbatasan Sumedang dan Bandung,” ujar Jajang.
Menurutnya, meskipun belum ada kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab, Pemerintah Desa Cibeusi memilih untuk mengambil inisiatif agar kondisi kawasan tetap bersih dan nyaman dipandang masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas.
Ia menjelaskan, kegiatan pembersihan dilaksanakan secara rutin setiap Jumat dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, warga, hingga jajaran Pemerintah Kecamatan Jatinangor.
“Kami bersama tiga pilar desa, Linmas, warga, bahkan pihak Kecamatan Jatinangor secara rutin setiap Jumat melakukan pembersihan. Ini bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan wajah Kabupaten Sumedang di wilayah perbatasan,” katanya.
Jajang berharap ke depan terdapat perhatian lebih dari instansi terkait terhadap pemeliharaan kawasan tugu perbatasan sehingga kebersihan dan keindahan wilayah tersebut dapat terus terjaga sebagai representasi gerbang masuk Kabupaten Sumedang. (tha)





