Akhir Pekan Seru di Tahura Gunung Kunci, Wisata Sejarah dan Alam Siap Sambut Libur Sekolah

oleh
Petugas Bidang Kehutanan DLHK Sumedang saat melakukan kegiatan babad sekat lahan di sejumlah titik di Tahura Gunung Kunci. Babad sekat lahan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung tahura.

RADARSUMEDANG.id — Memasuki masa liburan sekolah, Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Kunci bisa menjadi pilihan menarik pada akhir pekan ini.

Objek wisata peninggalan masa kolonial Belanda tersebut menawarkan suasana sejuk, rindang, dan asri, sekaligus menghadirkan pengalaman belajar sejarah yang dikemas secara menarik bagi anak-anak.

Antusiasme pengunjung pun dipastikan sudah mulai terlihat. Petugas Bidang Kehutanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang tampak mendampingi rombongan anak-anak, menyusuri kawasan wisata sembari mengenalkan sejarah Gunung Kunci yang menjadi salah satu benteng pertahanan pada masa penjajahan.

Pengunjung diajak mengeksplorasi berbagai fasilitas yang memadukan unsur sejarah dan rekreasi, mulai dari terowongan bersejarah dengan tembok-tembok kokoh peninggalan Belanda, amfiteater sebagai ruang pertunjukan seni dan aktivitas edukatif, jogging track yang nyaman, taman bermain anak, hingga area parkir yang luas.

Menghadapi lonjakan wisatawan selama libur sekolah tahun akademik 2026, DLHK Kabupaten Sumedang memastikan seluruh fasilitas penunjang telah siap digunakan.

Kepala Bidang Kehutanan DLHK Kabupaten Sumedang, Amalia Hermayanti, mengatakan berbagai pembenahan telah diselesaikan agar pengunjung dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman.

“Kami telah merampungkan berbagai persiapan fasilitas demi kenyamanan para pengunjung. Saat ini pekerja sudah menyelesaikan penataan area parkir, merapikan pagar taman bermain, serta memperbaiki jalur jogging track sehingga kini siap digunakan,” kata Amelia, Jumat (3/7).

Menurutnya, pembenahan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan wisata sekaligus menghadirkan ruang terbuka hijau yang ramah keluarga.

Ia meyakini perpaduan wisata sejarah, edukasi, dan keindahan alam yang dimiliki Tahura Gunung Kunci mampu menjadi daya tarik utama selama musim liburan.

“Kami mengundang masyarakat untuk mengisi liburan sekolah bersama keluarga di Tahura Gunung Kunci. Tidak perlu ragu, seluruh fasilitas sudah siap menyambut kehadiran pengunjung,” ujarnya.

Di balik kesiapan menyambut wisatawan, DLHK juga terus memperkuat upaya pelestarian kawasan hutan.

Salah satunya melalui kegiatan babad sekat bakar yang dilaksanakan petugas Bidang Kehutanan di kawasan Tahura Gunung Palasari dan Gunung Kunci.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi dini untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang diperkirakan dipengaruhi fenomena El Nino.

Jalur sekat bakar dibersihkan agar dapat menghambat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.

DLHK juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian kawasan hutan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

“Kami berharap Tahura Gunung Kunci semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi wisata edukasi unggulan di Kabupaten Sumedang, sekaligus menjadi pilihan utama masyarakat untuk mengisi akhir pekan dan libur sekolah bersama keluarga,” katanya. (jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.