Produk Lokal Sumedang Disiapkan Masuk Jaringan Alfamart

oleh

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Upaya mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas terus diperkuat. Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) berkolaborasi dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menggelar pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk lokal yang diikuti 75 pelaku UMKM di Aula Tampomas, Kompleks Perkantoran Pemerintah Sumedang, Jumat (3/7) lalu.

Kegiatan tersebut menjadi ajang seleksi produk unggulan UMKM sekaligus memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai standar dan mekanisme kerja sama dengan jaringan ritel modern.

Harapannya, semakin banyak produk lokal Sumedang yang mampu menembus pasar nasional melalui gerai Alfamart.

Regional Corporate Communication Alfamart, Firly Firlandi, mengatakan kurasi merupakan pintu awal membangun kemitraan dengan UMKM. Menurutnya, Sumedang memiliki banyak produk yang telah diterima pasar dan berpotensi dipasarkan lebih luas.

“Melalui kegiatan kurasi kami ingin mengenal produk-produk unggulan Sumedang yang sudah diterima pasar. Kami meyakini banyak produk UMKM di Sumedang yang berpotensi memperluas jangkauan pemasarannya,” ujarnya.

Firly menjelaskan, selain menilai kualitas produk, pihaknya juga memberikan pemahaman mengenai standar kemasan, kualitas produk, hingga pentingnya konsistensi pasokan barang.

Menurutnya, pelaku UMKM perlu memahami hubungan antara ketepatan pengiriman dengan keberlangsungan penjualan di jaringan ritel modern.

“Dengan memahami sistem yang diterapkan ritel modern, kami berharap para pelaku UMKM bisa meningkatkan kapasitas usahanya sehingga mampu naik kelas,” tambahnya.

Kepala DKUKMPP Sumedang, Ayuh Hidayat, menyebutkan Kabupaten Sumedang memiliki sedikitnya 13 ribu pelaku UMKM yang terus didorong berkembang melalui berbagai program pembinaan.

Namun, menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga kolaborasi dengan dunia usaha menjadi kunci memperluas akses pasar.

“Salah satu bentuk kolaborasi itu adalah kegiatan kurasi bersama Alfamart yang membuka peluang agar produk UMKM Sumedang dapat dipasarkan di gerai Alfamart,” katanya.

Ayuh menambahkan, selain menjalin kemitraan dengan sektor usaha, Pemkab Sumedang juga menyediakan gerai khusus oleh-oleh bernama Pak Oos (Pusat Oleh-oleh Sumedang) sebagai sarana promosi dan pemasaran produk lokal.

“Kami berharap banyak produk yang lolos kurasi dan dapat dipasarkan. Mari bersama-sama mendukung serta meramaikan produk-produk UMKM Sumedang,” ajaknya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah satunya Lilis Suhartini, pemilik usaha kremes ubi Nugraha Putra.

Ia mengaku memperoleh banyak informasi penting mengenai persyaratan kerja sama, sistem distribusi, kebutuhan pasokan, hingga pola pembayaran yang diterapkan Alfamart.

“Informasi ini menjadi bekal bagi kami untuk mempersiapkan produk apabila lolos kurasi. Harapan kami tentu produk semakin dikenal masyarakat, penjualan meningkat, dan usaha bisa berkembang lebih besar,” pungkasnya. (tha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.