RADARSUMEDANG.id, KOTA – Arus lalu lintas di Jalan Raya Bandung–Cirebon, tepatnya di depan Pasar Cimalaka, Kabupaten Sumedang, sempat lumpuh akibat aksi unjuk rasa yang dilakukan sekitar puluhan pedagang dan warga Pasar Cimalaka, Senin (6/7) siang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sekitar pukul 12.40 WIB, puluhan orang mengikuti aksi yang dilakukan secara spontanitas tersebut. Mereka memblokade badan jalan sambil membawa sejumlah poster yang berisi tuntutan terkait rencana revitalisasi Pasar Cimalaka.
Massa aksi juga membakar beberapa benda seperti ban bekas serta peti palet di tengah jalan. Akibat aksi tersebut, arus lalu lintas dari arah Bandung maupun Cirebon mengalami kemacetan dan sempat tidak dapat melintas di lokasi.
Antrean kendaraan terlihat mengular di kedua arah selama aksi berlangsung. Aparat kepolisian bersama petugas terkait tampak berada di lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan memantau jalannya aksi.
“Macet sampai perbatasan Paseh,” kata Usep, pengendara motor yang melintas.
Untuk mengurai kemacetan, kendaraan kecil dari arah Cirebon dialihkan ke jalan alternatif, sedangkan kendaraan dari arah Bandung dialihkan masuk Tol Cisumdawu dari gerbang Cimalaka.
Massa aksi meminta agar pelaksanaan revitalisasi pasar ditangguhkan. Selain itu, mereka juga berharap dapat bertemu langsung dengan kepala desa untuk menyampaikan aspirasi mereka.
“Kami hanya minta pak kuwu ke sini, kita bermusyawarah,” teriak massa aksi.
Ketua Ikatan Warga Pasar Cimalaka (IKWAPACI), Dian Kuadian menyampaikan bahwa warga menuntut prosedur musyawarah dan mufakat berdasarkan rekomendasi DPRD tanggal 25 April di ruang Sekda.
“147 pedagang dari 51 kios tetap bertahan karena keberlangsungan hidup tergantung pada tempat berdagang. Pengalihan paksa ke TPBS dan ruang dagang yang jauh lebih kecil berpotensi menghancurkan ekonomi keluarga. Kami akan tetap bertahan sampai adanya kesepakatan terkait ukuran dan harga sewa lapak,” tuturnya.
Arus lalu lintas kembali normal sekira 3 jam kemudian. Hingga berita ini dibuat pukul 17.24 WIB, warga dan aparat gabungan masih berkonsentrasi di Pasar Cimalaka. (gun)





