RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, mengalami fluktuasi. Komoditas telur ayam dan daging ayam tercatat mengalami penurunan harga, sementara berbagai jenis cabai serta bawang putih justru mengalami kenaikan.
Kasubag TU Pasar Tanjungsari, Achyar, mengatakan turunnya harga telur dan daging ayam dipengaruhi oleh berkurangnya permintaan di pasaran. Salah satu penyebabnya adalah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tidak beroperasi sehingga kebutuhan bahan pangan menurun.
“Harga telur dan ayam turun karena permintaan berkurang. Salah satu faktornya dapur MBG tidak beroperasi, libur” ujar Achyar kepada Radar Sumedang.
Ia menjelaskan, harga telur ayam yang sebelumnya mencapai Rp24 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp22 ribu per kilogram. Sementara harga daging ayam turun dari Rp34 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram.
Di sisi lain, harga komoditas hortikultura mulai mengalami kenaikan seiring masuknya musim kemarau. Menurut Achyar, kondisi cuaca menyebabkan pasokan hasil panen berkurang sehingga berdampak pada harga di tingkat pasar.
“Harga cabai dan bawang putih naik karena faktor cuaca kemarau yang memengaruhi produksi dan pasokan,” katanya.
Saat ini harga cabai merah naik dari Rp40 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram. Cabai hijau meningkat dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram. Rawit merah naik dari Rp45 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram, sedangkan rawit hijau dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram. Adapun bawang putih mengalami kenaikan dari Rp38 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram.
Achyar berharap pasokan kebutuhan pokok tetap terjaga sehingga harga di tingkat pasar kembali stabil dan tidak membebani masyarakat. (tha)






