RADARSUMEDANG.id, KOTA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Sumedang terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat dengan menyiagakan 117 personel selama 24 jam serta didukung tujuh unit mobil pemadam kebakaran.
Kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk memberikan respons cepat terhadap berbagai kejadian darurat, baik kebakaran maupun operasi penyelamatan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang, Syarif Effendi Badar, mengatakan tugas Damkar saat ini tidak lagi sebatas memadamkan api, tetapi juga menangani berbagai operasi penyelamatan (rescue), seperti evakuasi hewan berbahaya, penyelamatan korban dalam kondisi darurat, hingga penanganan berbagai insiden yang memerlukan tindakan cepat.
Menurutnya, 117 personel Damkar dibagi ke dalam empat wilayah pelayanan, yakni Sumedang Kota, Tanjungsari, Conggeang, dan Situraja. Pembagian tersebut bertujuan mempercepat waktu respons terhadap setiap laporan masyarakat sesuai wilayah terdekat.
“Selain personel, kami juga didukung tujuh unit mobil pemadam kebakaran yang selalu siap diterjunkan kapan pun terjadi keadaan darurat,” ujarnya kepada Radar Sumedang saat ditemui diruangannya. Senin (13/07).
Syarif menjelaskan, laporan yang masuk ke Damkar kini semakin beragam dan tidak hanya berkaitan dengan kebakaran. Karena itu, seluruh personel dituntut memiliki kemampuan teknis, kesiapan fisik, serta keterampilan penyelamatan yang terus ditingkatkan melalui berbagai pelatihan.
“Di lapangan, petugas juga menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari akses menuju lokasi yang sulit, kondisi cuaca, hingga situasi darurat yang berisiko tinggi. Oleh sebab itu, koordinasi dan informasi yang cepat dari masyarakat sangat membantu proses penanganan,” katanya.
Memasuki musim kemarau, Damkar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan, serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
“Apabila terjadi kebakaran atau keadaan darurat lainnya, masyarakat diminta segera menghubungi Damkar dengan memberikan informasi lokasi secara jelas agar petugas dapat segera menuju titik kejadian,” tambahnya.
Ke depan, kata ia, Damkar Kabupaten Sumedang berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta berbagai inovasi pelayanan yang berorientasi pada keselamatan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sumedang untuk meningkatkan kepedulian terhadap upaya pencegahan kebakaran,” tambahnya.
Menurutnya, keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang hanya dapat diwujudkan melalui peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai kondisi darurat. (tha)







