RADARSUMEDANG.id, CIMANGGUNG – Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian terhadap dua warga yang diduga tenggelam di dua lokasi berbeda di Jawa Barat, yakni Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, dan Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (17/7).
Di Waduk Jatiluhur, korban bernama Riyanto (21), warga Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang. Korban dilaporkan tenggelam saat berenang dari satu keramba menuju keramba lainnya menggunakan alat apung berbahan styrofoam pada Kamis (16/7) sekitar pukul 17.30 WIB.
Diduga alat apung tersebut terlepas ketika korban berada di tengah perjalanan sehingga korban tenggelam dan hingga kini belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Kasat Polairud Polres Purwakarta pada Jumat pukul 05.50 WIB.
“Setelah informasi dipastikan valid, Tim Rescue USS Karawang langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa peralatan SAR air, alat komunikasi, dan perlengkapan keselamatan personel,” ujarnya.
“Tim Rescue langsung kami kerahkan untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban bersama unsur SAR gabungan,” ujarnya.
Sementara itu, operasi pencarian juga dilakukan di Waduk Saguling, Desa Nanggerang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Korban diketahui bernama Angga Permana (27), warga Dusun Cisampi, Desa Nanggerang.
“Korban diduga tenggelam setelah perahu jukung yang digunakan untuk memancing pada Jumat dini hari mengalami kebocoran sekitar pukul 05.00 WIB. Seorang saksi sempat melihat kejadian tersebut, namun tidak dapat memberikan pertolongan karena tidak bisa berenang,” katanya.
Menurutnya, Laporan kejadian diterima Kantor SAR Bandung pada Jumat pukul 13.00 WIB dari perangkat Desa Nanggerang. Tim Rescue kemudian diberangkatkan pukul 13.15 WIB menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 14.40 WIB untuk bergabung dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat dan perangkat desa dalam operasi pencarian.
Ade Dian Permana menegaskan pencarian terhadap kedua korban dilakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.
Ia juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di perairan agar selalu menggunakan alat keselamatan seperti pelampung serta memperhatikan kondisi cuaca dan lingkungan guna mengurangi risiko kecelakaan di perairan.
“Operasi SAR di Waduk Jatiluhur maupun Waduk Saguling akan terus dilaksanakan hingga korban ditemukan atau sesuai prosedur operasi pencarian dan pertolongan yang berlaku,” tandasnya. (tha)






