RADARSUMEDANG.id, KOTA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Polres Sumedang menggelar Lomba Melukis Difabel yang diikuti 15 anak berkebutuhan khusus dari sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Sumedang. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Mapolres Sumedang, Selasa (21/7).
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak penyandang disabilitas beserta keluarganya.
“Hari ini kami menggelar lomba melukis difabel masih dalam rangka HUT ke-80 Bhayangkara. Kami mengadakan lomba ini untuk merangkul masyarakat, khususnya adik-adik dari SLB beserta para orang tuanya agar ikut meramaikan kegiatan ini,” ujarnya.
Menurut Sandityo, hasil karya para peserta menunjukkan kreativitas yang luar biasa. Bahkan, ia mengaku banyak lukisan yang kualitasnya sangat baik dan dibuat secara spontan tanpa persiapan sebelumnya.
“Hasil lukisannya luar biasa, bahkan mungkin anggota saya belum tentu bisa melukis sebagus itu. Anak-anak langsung menuangkan ide yang muncul saat itu juga ke atas kanvas tanpa direncanakan sebelumnya. Warna-warninya pun sangat menarik dan kontras,” katanya.
Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SLB Kabupaten Sumedang, Hipni Mubarok Abidin, menjelaskan penilaian lomba didasarkan pada beberapa aspek, yakni kesesuaian dengan tema, gradasi warna, kerapihan, serta kemampuan peserta mengekspresikan pengalaman mereka bersama polisi.
“Anak-anak menuangkan pengalaman mereka bahwa polisi adalah sahabat masyarakat, termasuk sahabat bagi anak-anak disabilitas. Melalui lukisan ini mereka menggambarkan sosok polisi yang ramah dan dekat dengan mereka,” ungkap Hipni.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang sebagai bentuk perhatian Polri terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.
“Semoga ini bukan yang terakhir. Kami berharap ke depan Polres Sumedang kembali mengadakan kegiatan untuk anak-anak istimewa kami sehingga kolaborasi antara polisi dan anak-anak disabilitas di Kabupaten Sumedang semakin erat,” ucapnya. (gun)






