RADARSUMEDANG.ID –– Setelah sukses dengan berbagai spot unggulan seperti balon udara, giant swing, Hammock net, glass deck, red Eiffel tower, tower deck, giant letter Bendungan Jatigede hingga gazebo Duriat. Destinasi wisata unggulan Sumedang, Tanjung Duriat kembali memanjakan wisawatan dengan menghadirkan wahana outbond dan camping ground.
Pihak manajemen Tanjung Duriat telah selesai melakukan penataan untuk menambahkan spot favorit bagi semua kalangan yang ingin merasakan pengalaman kemping dan outbound dengan pemandangan menghadap Bendungan Jatigede dan sekitarnya.Menurut Marketing and Creative Tanjung Duriat, Karya Inra, penambahan wahana tersebut dilakukan untuk menjawab permintaan para pengunjung yang menginginkan lebih banyak aktivitas bermain, khususnya bagi anak-anak.
“Betul, selama ini banyak pengunjung yang menanyakan wahana permainan anak. Karena itu kami menghadirkan area outbound dengan empat wahana, yaitu Flying Fox, Two Line Bridge, Three Line Bridge, dan Ladder Bridge,” kata Inra saat dikonfirmasi Radar Sumedang di Tanjung Duriat, Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, Sabtu 25 Juli 2026.
Adapun kata dia, spot outbound dan camping ground sudah dirancang dengan tingkat keamanan yang baik dan dapat dimainkan anak-anak mulai usia taman kanak-kanak.
Selain itu, peralatan yang digunakan telah memenuhi standar keselamatan dengan kapasitas beban hingga 150 kilogram sehingga dapat digunakan oleh kalangan orang dewasa.

Tak sampai disitu, pihak manajemen juga berencana terus mengembangkan area outbound, termasuk menambah lintasan flying fox yang lebih panjang serta menghadirkan wahana baru agar pengalaman wisata semakin lengkap.
“Untuk menikmati seluruh wahana outbound, kata Karya. pengunjung cukup membayar Rp40 ribu untuk paket empat permainan, di luar tiket masuk kawasan wisata. Sementara bagi yang ingin mencoba sensasi meluncur di Flying Fox saja, tersedia tiket mulai Rp25 ribu per sekali bermain,” ujarnya.
Sementara untuk area camping ground yang menjadi salah satu favorit wisatawan. Berlokasi tepat di tepi Waduk Jatigede, kawasan ini mampu menampung hingga 80 tenda dengan fasilitas yang lengkap, mulai dari listrik, air bersih, penerangan, hingga delapan unit kamar mandi yang nyaman.
Daya tarik utama camping di Tanjung Duriat adalah suasana alam yang tenang dengan bonus pemandangan matahari terbit (sunrise) yang muncul dari balik perbukitan mengelilingi Waduk Jatigede juga view Gunung Ciremai hingga Kujang Sapasang. Spot ini menjadi incaran para pecinta fotografi maupun wisatawan yang ingin menikmati pagi dengan panorama alam yang menenangkan,” terang Inra.
“Area terbuka yang luas juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan outbound, gathering perusahaan, family gathering, fun games, hingga berbagai aktivitas kelompok yang membutuhkan kekompakan,” imbuhnya.
Sejauh ini lanjut Inra, antusiasme pengunjung terus meningkat seiring adanya penambahan wahana baru di Tanjung Duriat ini.
Bahkan, kata Karya, jadwal kunjungan rombongan hingga September telah banyak terisi. Mulai dari sekolah, komunitas, hingga instansi memilih Tanjung Duriat sebagai lokasi wisata sekaligus kegiatan kebersamaan.
“Kami berharap dengan kombinasi panorama alam Waduk Jatigede, wahana outbound yang menantang, area camping yang nyaman, serta beragam aktivitas yang bisa dinikmati bersama keluarga maupun rombongan, Tanjung Duriat tetap konsisten menjadi salah satu destinasi wisata yang layak masuk daftar tujuan liburan saat berkunjung ke Sumedang,” katanya. (jim)







