Lahan Bekas Kantor Kecamatan Pamulihan Disiapkan untuk SMAN Pamulihan

oleh

RADARSUMEDANG.id, PAMULIHAN – Rencana pembangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Pamulihan terus menunjukkan progres. Setelah diumumkan oleh Bupati Sumedang sebagai salah satu dari dua SMA negeri baru yang akan dibangun di Kabupaten Sumedang, pemerintah bersama masyarakat mulai mematangkan persiapan lahan yang akan digunakan.

Bertempat di Kantor Kecamatan Pamulihan, dilakukan sosialisasi yang dihadiri kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta anggota DPRD Kabupaten Sumedang Sonia Sugian dan Rita Oktaviana.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa Kecamatan Pamulihan akan memiliki SMAN Pamulihan yang berlokasi di bekas Kantor Kecamatan Pamulihan, Desa Ciptasari.

Camat Pamulihan Mamat Hady Saputra melalui Kasi Trantib Rukmana mengatakan, lahan milik pemerintah yang tersedia saat ini memiliki luas sekitar 1.200 meter persegi. Sementara untuk pembangunan sekolah dibutuhkan lahan sekitar 5.000 meter persegi.

“Alhamdulillah, kekurangan lahan mendapat dukungan dari masyarakat. Ada warga yang siap mewakafkan tanahnya,” ujarnya.

Menurutnya, penetapan lokasi tersebut merupakan hasil dari sejumlah pertimbangan setelah sebelumnya terdapat tiga alternatif lokasi.

“Awalnya ada tiga lokasi yang diwacanakan, yakni di dekat SMP Negeri 3 Pamulihan di Desa Cilembu, dilahan untuk pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH), dan bekas Kantor Kecamatan Pamulihan di Desa Ciptasari. Namun lokasi di Haurngombong belum dapat digunakan karena belum memperoleh persetujuan dari dinas terkait,” katanya.

Ia menegaskan, keberadaan SMAN Pamulihan menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Setiap tahun ajaran baru, banyak lulusan SMP di Kecamatan Pamulihan yang tidak tertampung di SMA negeri akibat keterbatasan daya tampung dan penerapan sistem zonasi.

Akibatnya, kata dia, tidak sedikit keluarga, terutama dari kalangan kurang mampu, yang kesulitan melanjutkan pendidikan anaknya karena harus bersekolah di SMA swasta dengan biaya lebih besar atau mencari sekolah ke luar daerah.

“Dengan hadirnya SMA negeri baru, diharapkan akses pendidikan semakin luas dan beban masyarakat dapat berkurang. Ini juga menjadi solusi terhadap persoalan keterbatasan daya tampung sekolah negeri,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh pemuda Pamulihan, Deden Kusnadi, mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai merealisasikan rencana pembangunan SMAN Pamulihan. Menurutnya, keberadaan sekolah negeri baru merupakan harapan masyarakat yang telah lama dinantikan.

“Kami sangat mendukung rencana ini. Mudah-mudahan pembangunan segera terealisasi sehingga anak-anak di Pamulihan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan di SMA negeri tanpa harus keluar daerah,” katanya.

Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan, pembangunan SMAN Pamulihan diharapkan dapat segera dimulai sehingga mampu memperluas akses pendidikan menengah bagi warga Kecamatan Pamulihan dan sekitarnya. (tha)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.