PLN Serahkan Ambulans Listrik untuk Perkuat Layanan Kesehatan Darurat di Sumedang

oleh

RADARSUMEDANG.id — Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperkuat pelayanan kesehatan darurat bagi masyarakat. Salah satunya melalui dukungan CSR PT PLN berupa satu unit ambulans listrik yang akan digunakan untuk menunjang operasional Public Safety Center (PSC) 112 Kabupaten Sumedang.

Penyerahan ambulans ramah lingkungan tersebut dilakukan dalam rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (17/8/2026).

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, keberadaan ambulans tersebut akan semakin memperkuat respons cepat PSC 112 dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan penanganan medis darurat dan memiliki keterbatasan mobilitas.

“Kalau masyarakat di Sumedang sakit, tidak memiliki mobilitas, sudah sangat sepuh atau dalam kondisi gawat darurat, tinggal telepon layanan call center 112. Nanti tenaga medis dari PSC akan datang memberikan pelayanan dan tidak dipungut biaya,” ujar Dony.

Menurutnya, apabila kondisi pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut, petugas PSC 112 dapat langsung membawa pasien ke rumah sakit terdekat sehingga masyarakat memperoleh pertolongan secara cepat dan tepat.

“Kalau pasiennya gawat darurat, bisa langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Ini bagian dari upaya kita memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah dan gratis bagi masyarakat,” katanya.

Dony menyampaikan apresiasi kepada PT PLN atas dukungan CSR yang diberikan kepada Pemkab Sumedang. Menurutnya, bantuan tersebut memiliki manfaat langsung dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas CSR yang diberikan. Ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pelayanan Pemerintah Kabupaten Sumedang, terutama di bidang kesehatan,” ucapnya.

Selain penyerahan ambulans listrik, pada rangkaian kegiatan tersebut Bupati Sumedang juga meresmikan penerapan sistem token air sebagai inovasi pelayanan digital Perumda Air Minum Tirta Medal Kabupaten Sumedang.

Dony menilai penerapan sistem tersebut menjadi langkah penting dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses dan bertransaksi layanan air bersih.

“Ini adalah sebuah inovasi bagaimana masyarakat diberikan kemudahan dalam bertransaksi air bersih melalui Perumda Air Minum Tirta Medal. Ini ikhtiar untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Dengan digitalisasi seperti ini, setiap pelayanan akan menjadi lebih mudah dan cepat,” ungkapnya.

Tak hanya memperkuat layanan kesehatan dan digitalisasi pelayanan publik, Pemkab Sumedang juga meningkatkan dukungan terhadap peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di tingkat lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan berupa tiga unit sepeda dan megaphone kepada Satlinmas. Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung mobilitas serta kegiatan sosialisasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Sepeda ini untuk woro-woro keamanan dan ketertiban di lingkungannya. Selain sepeda, diberikan juga megaphone untuk menyampaikan informasi tentang keamanan, ketertiban, program pemerintah, kebersihan, pemilahan sampah dan lainnya,” jelas Dony.

Ia menegaskan, bantuan tersebut sekaligus memperluas peran Satlinmas agar tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut menjadi penggerak partisipasi masyarakat dalam berbagai program pemerintah.

“Jadi Linmas ada perluasan dalam bekerja. Diberikan sepeda untuk mobilitasnya, sehingga bisa lebih aktif berkeliling dan menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat,” katanya.

Dony berharap penguatan sarana dan prasarana tersebut dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan serta kenyamanan lingkungan secara bersama-sama.

“Dengan cara seperti ini, masyarakat di lingkungan sekitar diharapkan semakin berpartisipasi menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungannya. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat,” pungkasnya.(cwp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.