Skema Baru MBG, Korcam SPPG Tanjungsari Perkuat Koordinasi Kader

oleh
Berpoto bersama seusai sosialisasi Perubahan skema distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula SPMA Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Selasa (25/8).

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Perubahan skema distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari sistem pembagian dua hari dalam sepekan menjadi setiap hari tanpa rapel mendorong Korcam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjungsari bergerak cepat.

Sosialisasi intensif digelar untuk memastikan perubahan kebijakan tersebut dipahami seluruh pihak hingga tingkat kader.

Kegiatan berlangsung di Aula SPMA Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Selasa (25/8) lalu. Forum tersebut dihadiri jajaran Forkopimcam, Kepala UPTD Puskesmas Margajaya, serta Person in Charge (PIC) kader se-Kecamatan Tanjungsari.

Sosialisasi dinilai penting menyusul adanya sejumlah penerima manfaat yang sempat menolak penerapan distribusi MBG setiap hari. Karena itu, konsolidasi dilakukan untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komunikasi antara kader dan pengurus SPPG.

Satgas MBG Agus Turaz mengapresiasi pelaksanaan forum tersebut. Menurutnya, pertemuan menjadi ruang komunikasi yang efektif untuk mempererat silaturahmi antara para kader dan Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPI).

“Kegiatan ini sangat positif karena menjadi wadah komunikasi dan mempererat silaturahmi antara kader dengan tim SPPI,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Danramil Tanjungsari Kapten Inf Agus Hermawan. Ia mendorong agar forum komunikasi dan diskusi terkait pelaksanaan MBG dapat digelar secara rutin.

Selain menjaga kondusivitas wilayah, komunikasi berkala dinilai dapat meningkatkan pemahaman serta rasa tanggung jawab bersama dalam menyukseskan program pemerintah tersebut.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader yang selama ini mendukung penuh program MBG. Kami juga memuji kesigapan tim SPPI yang selalu cepat menyampaikan informasi dan regulasi terbaru,” kata Agus.

Korcam SPPG Tanjungsari berharap penguatan koordinasi dan keterbukaan informasi mampu mengatasi berbagai kendala dalam penerapan distribusi harian. Dengan demikian, program MBG diharapkan dapat berjalan lebih tertib dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat penerima. (tha)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.