RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI – Kapolres Sumedang AKBP Dr. Reza Ma’ruffi menekankan pentingnya perubahan pola pikir personel kepolisian dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terus berkembang.
Hal itu disampaikan saat melakukan safari, pengawasan, sekaligus memastikan kesiapsiagaan jajaran melalui kunjungan kerja ke Polsek Tanjungsari, Jumat (28/8).
Dalam arahannya, Reza meminta seluruh personel menerapkan empat prinsip utama dalam menjalankan tugas, yakni adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif. Keempat prinsip tersebut dinilai penting untuk memastikan kehadiran polisi mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Personel harus mampu beradaptasi dengan perkembangan situasi, merespons setiap persoalan secara cepat, membangun kolaborasi dengan seluruh stakeholder, serta menghadirkan solusi atas setiap permasalahan yang muncul di tengah masyarakat,” tegasnya.
Kapolres mendorong jajaran Polsek Tanjungsari memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat lokal.
“Kolaborasi tersebut mencakup pemerintah kecamatan, pemerintah desa, RT/RW, Koramil, Satpol PP, Linmas, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Persoalan kamtibmas tidak bisa diselesaikan oleh kepolisian sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh unsur yang ada di wilayah,” ujarnya.
Selain keamanan dan ketertiban secara umum, Kapolres memberikan perhatian khusus terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Personel diminta mengedepankan langkah preemtif dengan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat, khususnya pemilik lahan pertanian.
“Edukasi ini tidak hanya berupa imbauan mengenai aspek hukum, tetapi juga memberikan solusi praktis kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sisa panen secara sembarangan maupun meninggalkan api tanpa pengawasan,” katanya.
Untuk mengantisipasi konflik sosial serta tindak pidana, termasuk pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Kapolres juga menekankan pentingnya penguatan fungsi intelijen melalui deteksi dini dan deteksi aksi.
“Deteksi dini dilakukan dengan mengidentifikasi serta memverifikasi informasi mengenai potensi gangguan keamanan secara cepat. Sementara deteksi aksi diarahkan pada langkah mitigasi maupun mediasi secara tepat sasaran sebelum persoalan berkembang menjadi konflik terbuka,” ujarnya.
Terkait maraknya curanmor, Reza meminta Bhabinkamtibmas lebih aktif memberikan edukasi kepada masyarakat dari sisi pencegahan. Warga diimbau tidak memarkir kendaraan sembarangan dan selalu menggunakan pengamanan ganda untuk memperkecil risiko pencurian.
“Melalui penguatan strategi preemtif, preventif, serta respons cepat, Polres Sumedang berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tanjungsari dan Kabupaten Sumedang secara umum,” ucapnya.
Kedatangan rombongan disambut Kapolsek Tanjungsari AKP Asep Kusmana bersama seluruh jajaran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Jumat berjamaah di Masjid Al-Munawwaroh Polsek Tanjungsari. Setelah itu, Kapolres meninjau sarana dan lingkungan Markas Komando (Mako) Polsek Tanjungsari sebelum berdiskusi serta memberikan arahan kepada seluruh personel. (tha)





