Sumedang Dikepung 60 Titik Karhutla, Pemda Kerahkan Drone dan Patroli Gabungan

oleh

RADARSUMEDANG.id, KOTA — Pemerintah Kabupaten Sumedang bergerak cepat mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menyusul ditemukannya 60 titik rawan karhutla di wilayah tersebut. Salah satu strategi mutakhir yang akan diterapkan adalah mengerahkan teknologi pemantau berupa pesawat tanpa awak atau drone untuk melacak titik-titik api sekecil apa pun.

Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, usai melaksanakan Shalat Istisqa (shalat meminta turun hujan) bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran staf Pemda beserta masyarakat di Lapang Mini Soccer Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Selasa (8/9/2026).

“Kemarin kita gelar rapat koordinasi dengan Forkopimda untuk mengantisipasi Karhutla ini. Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama di daerah rawan, agar tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak melakukan pembakaran secara serampangan. Kami juga akan melakukan patroli intensif,” ujar Dony Ahmad Munir.

Bupati menjelaskan bahwa patroli intensif ini akan diperkuat oleh teknologi drone guna memastikan pengawasan berbasis visual dapat menjangkau area-area yang sulit diakses oleh personel darat. Dengan demikian, potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani secara dini.

“Patroli intensif ini melibatkan Satpol PP, Polri, TNI, Polhut, serta dibantu komponen masyarakat lainnya. Mereka akan bergerak ke titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan,” imbuhnya.

Selain kesiapan personel patroli, Pemkab Sumedang juga telah menyiagakan seluruh peralatan pemadam kebakaran. Sinergi lintas sektoral pun diperkuat dengan melibatkan kekuatan penuh dari TNI, Polri, PMI, perguruan tinggi, hingga PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT).

“Kami mengerahkan semua unsur agar bisa secepatnya mengatasi jika terjadi kebakaran. Kepedulian masyarakat sangat menentukan kecepatan informasi di lapangan,” kata Dony.

Pemkab Sumedang mengimbau warga untuk segera melaporkan jika melihat indikasi kebakaran atau aktivitas pembakaran lahan yang mencurigakan melalui layanan darurat bebas pulsa Call Center 112 (Kebencanaan dan Pelayanan Pemkab Sumedang) atau ke nomor 110 (Polres Sumedang).(cwp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.