RADARSUMEDANG.id, BANDUNG BARAT — Debit air Situ Ciburuy di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, menyusut dimusim kemarau. Akibat dari penyusutan air tersebut, daratan yang tadinya digenangi oleh air kini dimanfaatkan oleh warga untuk beraktivitas.
Salah satu warga Kampung Sadang, Desa Ciburuy, Deden (55), mengatakan surutnya situ Ciburuy membawa berkah bagi sebagian warga. Deden mengaku, saat Ciburuy surut, tepi daratan yang kering akan langsung dimanfaatkan untuk berkebun beberapa jenis sayuran.
“Alhamdulillah, kalau Ciburuy surut, warga disini sebagian nanam sayur, walaupun ngga banyak tapi ya cukuplah untuk keluarga,” kata Deden saat ditemui ditepi Situ Ciburuy, Rabu (9/9/2026).
Deden juga mengatakan, selain berkebun, dirinya memanfaatkan daratan yang penuh lumpur untuk mencari serangga orong-orong/anjing tanah, untuk pakan ternak lele miliknya.
“Selain berkebun juga, saya setiap sore nyari gaang (sebutan dalam bahasa sunda), untuk ngasih makan lele dirumah,” katanya.
Deden menambahkan dirinya dan warga desa sengaja meamnfaatkan keringnya Ciburuy lantaran banyak tanaman liar dan sampah yang mengendap didasarnya.
“Kalau ngga ditanami sayur pasti nanti banyak tanaman liar yang muncul jadi malah kelihatan ngga keurus, jadi lebih baik ditanami atau dijadikan kebun sementara biar enak dilihatnya,” tambah Deden.
Menurut pantauan Radar Bandung, beragam aktivitas dilakukan warga dari semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa, mulai dari berenang, mendayung, bermain bola, hingga bersantai bak piknik dengan pengalaman yang berbeda.
Disisi lain, Restu (23), salah satu pemuda yang sedang bermain, mengaku senang mendapatkan pengalaman bermain ditempat yang tak biasa. Dirinya kerap kali datang di sore hari untuk bermain bola bersama teman-temannya.
“Pasti seru sih, karena kan biasanya main dilapangan biasa, sekarang di tempat surut jadi pengalaman bagus lah sama teman-teman,” tandasnya. (ASP/job)







