RADARSUMEDANG.id, KOTA – Sungai Cileuleuy yang melintas di wilayah Cirangkong, Kelurahan Cipameungpeuk, Kecamatan Sumedang Selatan, dinormalisasi menjelang musim penghujan.
Normalisasi dilakukan untuk mengatasi pendangkalan dan penyempitan badan sungai yang selama ini memicu luapan air saat hujan deras.
Sungai Cileuleuy berhulu di kawasan pegunungan Kareumbi dan bermuara ke Sungai Cipeles. Kondisi sungai yang mengalami pendangkalan menyebabkan kapasitas aliran berkurang sehingga saat debit air meningkat, sungai kerap meluap.
Luapan air tersebut berdampak terhadap area persawahan, permukiman warga, jalan hingga jembatan yang dibangun secara swadaya masyarakat.
Ketua RW 09 Cirangkong, Agus Sumarna, mengatakan kondisi Sungai Cileuleuy sebelumnya telah dilaporkan kepada Bupati Sumedang agar segera dilakukan normalisasi.
“Kami sudah melaporkan ke Pak Bupati Sumedang tentang kondisi sungai yang harus dinormalisasi. Sekarang sebelum masuk musim penghujan dilakukan pengerukan dan normalisasi sungai,” kata Agus, Jumat (11/9).
Menurutnya, pendangkalan sungai membuat warga khawatir setiap kali memasuki musim hujan. Air sungai berpotensi meluap dan menggenangi permukiman serta jalan. Bahkan, lahan persawahan dan jembatan warga juga terancam terdampak arus banjir.
“Sekarang sudah diterjunkan alat berat dari BBWS Cimanuk Cisanggarung yang melakukan pengerukan sedimen dan normalisasi sungai,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Cipameungpeuk, Ujang Hijrah Nugraha mengatakan normalisasi Sungai Cileuleuy dilakukan sepanjang sekitar satu kilometer.
“Pengerukan sepanjang satu kilometer dan alat berat sudah bekerja sejak tiga hari lalu. Dengan dilakukan normalisasi maka arus sungai lancar dan tidak terjadi banjir saat musim penghujan. Warga tak waswas lagi,” katanya. (gun)





