RADARSUMEDANG.id, KOTA – Krisis air bersih masih dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Sumedang.
Di tengah kondisi tersebut, Kodim 0610/Sumedang menyalurkan bantuan air bersih kepada 90 kepala keluarga (KK) di Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara, dan Desa Sukamaju, Kecamatan Rancakalong, Selasa (29/9).
Di Dusun Panjeleran RT 02/RW 01, Desa Padasuka, sebanyak 50 KK menerima bantuan air bersih. Sementara di Dusun Cisoka RT 01/RW 01, Desa Sukamaju, sebanyak 40 KK mendapatkan bantuan serupa.
Penyaluran dilakukan Babinsa bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat. Bantuan tersebut menjadi penyangga sementara bagi warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.
Ketua RW 01 Desa Padasuka, Rudi, mengapresiasi bantuan tersebut. Menurutnya, suplai air sangat membantu warga yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0610/Sumedang yang telah membantu menyuplai air bersih bagi warga yang membutuhkan. Bantuan ini sangat membantu masyarakat,” ujar Rudi.
Namun, distribusi air bersih pada dasarnya tidak hanya menunjukkan kepedulian sosial, tetapi juga memperlihatkan masih adanya kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian berkelanjutan.
Bantuan air melalui mobil tangki dapat meringankan beban warga dalam jangka pendek. Persoalan berikutnya adalah bagaimana memastikan masyarakat memiliki akses air bersih yang memadai dan berkelanjutan, sehingga tidak terus bergantung pada bantuan ketika terjadi kekurangan air.
Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh. Kusuma Ardianto mengatakan, kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya membantu warga ketika menghadapi kesulitan.
“Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya dalam konteks tugas pertahanan, tetapi juga bagaimana kita dapat hadir dan membantu masyarakat ketika menghadapi kesulitan. Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan TNI bersama rakyat,” kata Dandim.
Menurutnya, sinergi antara Babinsa, pemerintah desa dan masyarakat diperlukan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Penyaluran air bersih tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81TNI.
“Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih, membutuhkan penanganan yang tidak berhenti pada bantuan darurat,” katanya.
Ketika bantuan air harus kembali didistribusikan, persoalan akses dan ketersediaan air bersih di tingkat warga tetap menjadi pekerjaan yang perlu ditangani secara berkelanjutan oleh seluruh pihak terkait. (gun)





